Jakarta, Petik – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) bersama Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mempercepat penguatan 6.189 desa wisata di berbagai daerah di Indonesia. Kolaborasi ini ditujukan untuk menjadikan desa wisata sebagai penggerak ekonomi lokal sekaligus memperluas pemerataan pembangunan berbasis potensi desa.
Upaya penguatan difokuskan pada peningkatan kualitas tata kelola, kapasitas sumber daya manusia, serta pengembangan daya tarik wisata yang berkelanjutan. Pemerintah menilai desa wisata memiliki potensi besar dalam membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta menjaga kelestarian budaya dan kearifan lokal.
Sinergi kedua kementerian mencakup program pendampingan, pelatihan, hingga fasilitasi promosi agar desa wisata mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Pengembangan desa wisata juga diharapkan terintegrasi dengan sektor ekonomi kreatif dan UMKM setempat.
Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, penguatan desa wisata tetap memperhatikan prinsip keberlanjutan lingkungan dan tata kelola yang baik. Pemerintah menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara peningkatan kunjungan wisata dengan pelestarian alam serta budaya lokal.
Melalui percepatan penguatan ribuan desa wisata tersebut, pemerintah optimistis pariwisata berbasis desa dapat menjadi salah satu pilar penting pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput.



















