Menu

Dark Mode
Gubernur khofifah tekankan kolaborasi pentahelix dalam musrenbang rkpd 2027 untuk percepatan kesejahteraan Dari Lampung Selatan, Halal Bihalal HIKAM Sumatra Teguhkan Silaturahim dan Pesan Keselamatan melalui Ibadah dan Cinta Ulama Gubernur Khofifah Ajak Seniman Perkuat Nilai Filosofi Reyog, Percepat Regenerasi Pasca Pengakuan UNESCO Gubernur Khofifah Pastikan Penggunaan Gadget di Sekolah Lebih Terkontrol, Fokus pada Pembelajaran dan Penguatan Karakter Pemerintah Tegaskan Komitmen Bela Palestina di Kancah Dunia Uji Coba Iradiasi Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Ekonomi & Bisnis

OJK Gandeng LPS dan BPS Perkuat Validitas SNLIK 2026

badge-check


OJK Gandeng LPS dan BPS Perkuat Validitas SNLIK 2026 Perbesar

Jakarta, Petik – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan mutu data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 tetap terjaga. Kolaborasi antar lembaga ini bertujuan menghasilkan data yang akurat dan kredibel sebagai landasan penyusunan kebijakan di sektor keuangan nasional.

SNLIK menjadi instrumen strategis untuk mengukur tingkat literasi serta inklusi keuangan masyarakat Indonesia. Karena itu, OJK, LPS, dan BPS berkomitmen menjaga validitas metodologi, ketepatan proses pengumpulan data, serta pengolahan yang transparan sesuai standar statistik nasional.

Sinergi ini mencerminkan pentingnya integrasi dan pemanfaatan data dalam mendukung kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy). Data SNLIK 2026 diharapkan mampu memberikan gambaran menyeluruh mengenai tingkat pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan, sekaligus akses mereka terhadap sistem keuangan formal.

Hasil survei tersebut nantinya akan menjadi referensi utama dalam merancang program peningkatan literasi dan inklusi keuangan yang lebih tepat sasaran. Selain itu, kualitas data yang baik juga berperan penting dalam menjaga stabilitas sistem keuangan dan memperluas akses layanan keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dengan komitmen bersama OJK, LPS, dan BPS dalam menjaga kualitas SNLIK 2026, diharapkan kebijakan sektor keuangan nasional dapat dirumuskan secara lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Baca Lainnya

Gubernur khofifah tekankan kolaborasi pentahelix dalam musrenbang rkpd 2027 untuk percepatan kesejahteraan

14 April 2026 - 12:02 WIB

Uji Coba Iradiasi Dukung Ketahanan Pangan Nasional

14 April 2026 - 02:24 WIB

Pengaduan Digital Diperkuat untuk Respons Lebih Cepat

14 April 2026 - 01:52 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis