Surakarta, Petik – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) meresmikan Islamic Economics and Business Center di Universitas Sebelas Maret (UNS) sebagai bagian dari upaya memperkuat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di lingkungan perguruan tinggi. Peresmian ini menjadi langkah strategis dalam mendorong riset, edukasi, dan inovasi di bidang ekonomi Islam.
BPKH menilai perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mencetak sumber daya manusia unggul sekaligus menjadi pusat pengembangan keilmuan yang relevan dengan kebutuhan industri keuangan syariah. Kehadiran pusat studi ini diharapkan dapat menjadi wadah kolaborasi antara akademisi, praktisi, dan pemangku kepentingan dalam memperluas literasi serta praktik ekonomi syariah.
Islamic Economics and Business Center di UNS akan difokuskan pada penguatan riset, pengembangan kurikulum, serta penyelenggaraan kegiatan akademik yang mendukung pertumbuhan sektor ekonomi syariah nasional. Selain itu, pusat ini juga diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam pengelolaan dan optimalisasi dana haji secara produktif dan berkelanjutan.
Kolaborasi antara BPKH dan UNS mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah yang inklusif dan berdaya saing. Melalui sinergi tersebut, diharapkan lahir inovasi serta gagasan strategis yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional berbasis prinsip syariah.
Dengan diresmikannya Islamic Economics and Business Center, BPKH optimistis pengembangan ekonomi dan bisnis syariah di Indonesia akan semakin kuat, sekaligus mendukung transformasi ekonomi nasional menuju sistem yang lebih berkeadilan dan berkelanjutan.



















