Jakarta, Petik – Pemerintah menegaskan bahwa distribusi logistik selama periode mudik Lebaran 2026 tetap berjalan lancar. Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok tetap terjaga serta mendukung aktivitas ekonomi di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.
Penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga dilakukan guna mengantisipasi potensi kendala, khususnya di jalur utama yang dipadati pemudik. Pemerintah juga memberikan perhatian khusus terhadap kelancaran kendaraan angkutan barang agar pasokan ke berbagai daerah tidak mengalami hambatan.
Sejumlah langkah antisipasi diterapkan, mulai dari rekayasa lalu lintas, pengaturan jam operasional angkutan logistik, hingga pemantauan intensif di pelabuhan, terminal, dan pusat distribusi. Kelancaran arus logistik dinilai krusial untuk menjaga ketersediaan barang dan stabilitas harga selama momen Lebaran.
Selain itu, kerja sama dengan pelaku usaha dan operator transportasi terus diperkuat. Sinergi ini diharapkan mampu memastikan rantai pasok tetap berjalan optimal sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi tanpa gangguan.
Dengan strategi tersebut, pemerintah optimistis distribusi logistik selama mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan efisien, sekaligus menjaga stabilitas perekonomian nasional.



















