Jakarta, Petik – Program Continuing Professional Development (CPD) yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia bekerja sama dengan British Council berhasil meluluskan 613 guru madrasah setelah mereka menyelesaikan pelatihan intensif untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mereka. Program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya dalam penguasaan bahasa asing.
Pelatihan CPD ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan bahasa Inggris para guru madrasah, yang diharapkan berdampak positif dalam pengajaran bahasa Inggris di madrasah. Para peserta program mendapatkan pelatihan dalam berbagai aspek, termasuk metode pengajaran inovatif dan cara mengaplikasikan bahasa Inggris secara efektif dalam pembelajaran. Harapannya, mereka dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif dan mendukung perkembangan keterampilan bahasa siswa.
“Melalui kerja sama dengan British Council, kami berharap para guru madrasah dapat memperkuat penguasaan bahasa Inggris mereka dan menerapkannya dalam proses pembelajaran yang lebih efektif dan kreatif. Pendidikan bahasa Inggris yang berkualitas akan membuka peluang bagi siswa untuk mengakses pengetahuan global,” kata Direktur Pendidikan Madrasah Kemenag, Dr. Ali Imran.
Program CPD ini juga mencakup ujian sertifikasi, yang diikuti oleh semua peserta. Sertifikat yang diberikan setelah kelulusan dari program ini menjadi bukti kompetensi para guru madrasah dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21. Sebanyak 613 guru yang lulus kini dipersiapkan untuk mengembangkan kemampuan mengajar dan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris di berbagai situasi.
British Council turut mendukung program ini dan menyatakan bahwa pelatihan ini adalah langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pengajaran bahasa Inggris di Indonesia. “Kami bangga dapat bekerja sama dengan Kemenag dalam mewujudkan tujuan bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah dan memperluas wawasan para pendidik Indonesia dalam penguasaan bahasa internasional,” ujar Direktur British Council Indonesia, Sarah Johnson.
Keberhasilan program ini menjadi bukti komitmen Kemenag dan British Council dalam menciptakan sistem pendidikan yang lebih baik dan inklusif, serta berbasis pada kualitas. Program ini juga diharapkan dapat menjadi model untuk peningkatan profesionalisme dan kualitas pengajaran di berbagai tingkat pendidikan di Indonesia.



















