Menu

Dark Mode
Kemenhut dan Ford Foundation Dukung Pengakuan Hak Masyarakat Adat Pemerintah Perkuat Peran Sekolah Rakyat dalam Pemberdayaan Kemnaker Dorong Perlindungan Pekerja lewat Diskon Iuran 50 Persen Penguatan Kapasitas Perempuan Dukung Ketahanan Ekonomi Nasional Gubernur Khofifah Dorong Perdagangan Global, Misi Dagang Jatim-Malaysia Tembus Rp15,25 Triliun Kemenpora Cetak Penggerak Olahraga untuk Masyarakat Sehat

Ekonomi & Bisnis

Penguatan Kapasitas Perempuan Dukung Ketahanan Ekonomi Nasional

badge-check


Penguatan Kapasitas Perempuan Dukung Ketahanan Ekonomi Nasional Perbesar

Jakarta – Peran perempuan Indonesia dinilai memiliki kontribusi strategis dalam mempercepat pembangunan nasional, terutama dalam memperkuat ketahanan ekonomi dan kesejahteraan keluarga.

Penguatan kapasitas perempuan menjadi faktor penting dalam menciptakan keluarga yang sejahtera sekaligus memperkokoh fondasi ekonomi nasional. Oleh karena itu, peningkatan literasi, keterampilan, serta akses terhadap berbagai peluang ekonomi perlu terus didorong.

Perempuan tidak hanya berperan dalam lingkup domestik, tetapi juga semakin aktif di berbagai sektor, termasuk ekonomi, keuangan, dan transformasi digital. Kontribusi tersebut dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional secara inklusif dan berkelanjutan.

Namun demikian, terdapat sejumlah tantangan yang masih dihadapi perempuan, seperti keterbatasan akses, perlindungan, serta risiko terhadap berbagai bentuk kejahatan ekonomi. Oleh sebab itu, diperlukan upaya kolaboratif dari berbagai pihak untuk memperkuat perlindungan dan pemberdayaan perempuan.

Pemerintah bersama pemangku kepentingan terus mendorong sinergi dalam meningkatkan peran perempuan sebagai agen perubahan. Melalui pemberdayaan yang tepat, perempuan diharapkan mampu berkontribusi lebih besar dalam pembangunan nasional yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan.

Baca Lainnya

Kemnaker Dorong Perlindungan Pekerja lewat Diskon Iuran 50 Persen

30 April 2026 - 01:10 WIB

Gubernur Khofifah Dorong Perdagangan Global, Misi Dagang Jatim-Malaysia Tembus Rp15,25 Triliun

29 April 2026 - 12:35 WIB

Bea Masuk LPG dan Bahan Baku Plastik Dihapus, Pemerintah Perkuat Ketahanan Industri Nasional

29 April 2026 - 01:27 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis