Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Apresiasi Komitmen Sekolah Swasta dan PTS dalam Mendukung Perluasan Akses Pendidikan bagi Masyarakat Jawa Timur Apresiasi Prestasi Mahasiswa Angkatan Pertama, Gubernur Khofifah Dorong Pengembangan Program Baru KCL Singhasari pada 2027 Menkomdigi Ajak Gen Z Waspadai Pengaruh Algoritma dalam Menjaga Kualitas Demokrasi Digital Mentan Sebut 90 Persen Perusahaan Sawit Telah Naikkan Harga TBS untuk Petani Bappenas: Penguatan Industri Halal Jadi Strategi Penting Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global Jawa Timur Sumbang 51 Persen Produksi Gula Nasional, Gubernur Khofifah Pimpin Gerakan Panen dan Tanam Tebu Serentak di Tujuh Kabupaten

Pendidikan

Murid SD dan SMP Siap Ikuti Gladi Bersih Sebelum TKA 2026 Utama

badge-check


Murid SD dan SMP Siap Ikuti Gladi Bersih Sebelum TKA 2026 Utama Perbesar

Jakarta, Petik — Tahapan pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 resmi ditutup, dan pemerintah kini memasuki fase kritis berupa simulasi dan gladi bersih untuk memastikan kesiapan pelaksanaan TKA secara nasional. Gladi bersih dijadwalkan berlangsung pada 9–17 Maret 2026, melibatkan 8.660.482 murid, terdiri dari 4.452.973 siswa SD/MI dan 4.207.509 siswa SMP/MTs yang telah terverifikasi untuk mengikuti tahap ini. Simulasi dan gladi bersih ini merupakan bagian dari penguatan tata kelola asesmen pendidikan yang lebih terstruktur, terstandar, dan akuntabel.

Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), Toni Toharudin, menyampaikan bahwa penutupan pendaftaran menunjukkan kesiapan pelaksanaan TKA tahun ini. “Jumlah pendaftar TKA sesuai dengan perencanaan, ini mencerminkan meningkatnya pemahaman dan kesiapan satuan pendidikan serta peserta terhadap kebijakan evaluasi pembelajaran yang sedang kami dorong,” kata Toni dalam keterangan resmi. TKA dirancang tidak hanya sebagai instrumen pengukuran hasil belajar, tetapi juga sebagai bagian dari strategi peningkatan mutu pendidikan berbasis data. Pemerintah terus memastikan kualitas dan relevansi pelaksanaan TKA agar selaras dengan kebutuhan peningkatan capaian pembelajaran nasional.

Rahmawati, Kepala Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik), menjelaskan bahwa gladi bersih memiliki fungsi berbeda dari simulasi. Gladi bersih akan dilakukan dengan skema yang mendekati pelaksanaan sebenarnya, termasuk kesiapan sistem, prosedur, dan koordinasi petugas. Gladi bersih bertujuan untuk memastikan seluruh aspek teknis berjalan optimal dan meminimalkan potensi kendala saat pelaksanaan TKA. Tahapan ini akan mencakup pengujian sistem teknologi informasi, kesiapan perangkat di satuan pendidikan, alur distribusi soal, serta mekanisme pengawasan dan pelaporan. Evaluasi gladi bersih akan menjadi dasar penyempurnaan akhir sebelum pelaksanaan utama.

Kemendikdasmen menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelaksanaan TKA yang lancar, aman, dan berintegritas, serta memastikan seluruh satuan pendidikan memahami prosedur TKA. Dengan tahapan yang terukur dan berbasis mitigasi risiko, TKA 2026 diharapkan menjadi instrumen evaluasi pembelajaran yang kredibel dan mendukung transformasi mutu pendidikan Indonesia secara berkelanjutan.

📌 Sumber Berita: Infopublik.id

Baca Lainnya

Khofifah Ajak Alumni FH UNAIR Tingkatkan Pengabdian bagi Almamater, Bangsa, dan Negara

14 June 2026 - 03:23 WIB

PT. Nusatama Dukung STIKES Bahrul Ulum melalui Implementasi Website Company Profile dan CBT

19 May 2026 - 03:21 WIB

Gubernur Khofifah Pimpin Hardiknas di Grahadi, Tampilkan Generasi Unggul dan Berdaya Saing Global

4 May 2026 - 13:08 WIB

Berita Populer di Pendidikan