Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Dorong Solusi Jangka Panjang Atasi Banjir di Rejoso Sumpah Jabatan Komisioner OJK, Tegaskan Komitmen Integritas Kemandirian Energi Didorong Lewat Percepatan Hilirisasi Gubernur Khofifah Optimistis Jatim Mampu Adaptif dan Tangguh Hadapi Tantangan Global Penataan Permukiman Samosir Jadi Prioritas Pembangunan 2026 Percepatan Sekolah Rakyat Jadi Langkah Pemerataan Pendidikan Nasional

Sosial & Budaya

Percepatan Sekolah Rakyat Jadi Langkah Pemerataan Pendidikan Nasional

badge-check


Percepatan Sekolah Rakyat Jadi Langkah Pemerataan Pendidikan Nasional Perbesar

Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mengakselerasi pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II yang tersebar di 104 lokasi di seluruh Indonesia. Program ini menjadi bagian dari strategi nasional dalam memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia.

Menteri PU menegaskan bahwa percepatan pembangunan dilakukan agar fasilitas pendidikan tersebut dapat segera dimanfaatkan masyarakat, khususnya menjelang tahun ajaran baru 2026/2027. Upaya ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif, merata, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II mencakup 32 provinsi dan 102 kabupaten/kota, dengan target kapasitas mencapai lebih dari 112 ribu siswa yang terbagi dalam ribuan rombongan belajar. Program ini dirancang sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Dalam pelaksanaannya, Kementerian PU terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah guna mempercepat penyelesaian berbagai aspek teknis, seperti kesiapan lahan, mobilisasi material, serta pembangunan infrastruktur pendukung. Hingga Maret 2026, progres pembangunan secara nasional terus menunjukkan peningkatan seiring percepatan pekerjaan konstruksi di lapangan. 

Setiap Sekolah Rakyat dibangun sebagai kawasan pendidikan terpadu di atas lahan seluas 5 hingga 10 hektare. Fasilitas yang disediakan mencakup ruang kelas berbasis teknologi, laboratorium keterampilan, perpustakaan, pusat pembelajaran digital, hingga asrama bagi siswa dan tenaga pendidik. 

Selain itu, fasilitas pendukung seperti klinik kesehatan, kantin sehat, sarana olahraga, dan ruang terbuka hijau turut disiapkan guna menunjang proses belajar mengajar yang holistik dan berkelanjutan. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran di daerah.
Pemerintah optimistis, dengan percepatan pembangunan yang terus dilakukan, Sekolah Rakyat Tahap II dapat selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan untuk mendukung pemerataan akses pendidikan di Indonesia. Program ini juga diharapkan menjadi solusi dalam memutus rantai kemiskinan melalui peningkatan kualitas pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Dorong Solusi Jangka Panjang Atasi Banjir di Rejoso

26 March 2026 - 10:28 WIB

Kemandirian Energi Didorong Lewat Percepatan Hilirisasi

26 March 2026 - 07:35 WIB

Menkomdigi: Jaringan Telekomunikasi Siap Dukung Mudik Lebaran 2026

25 March 2026 - 04:25 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya