Menu ✖

Dark Mode
Hasil Misi Dagang Makassar Rp5,693 Triliun, Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Tumbuh Bersama Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemprov dan BAZNAS dalam Program Rutilahu Gubernur Khofifah Dorong Investasi Ekologis Lewat Penanaman 8.100 Mangrove Berbuah Rekor MURI Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp1 Juta per Murid dan Tanam 100 Pohon di Kota Probolinggo Gubernur Khofifah Sapa Warga Paciran Lamongan dan Serahkan Bantuan Pangan Gratis di Pasar Murah ke-220 Gubernur Khofifah Hadir Langsung di Pronojiwo Lumajang, Serahkan Santunan dan Bantuan Renovasi Rumah Terdampak Longsor

Sosial & Budaya

Malaria dan DBD di IKN Ditangani Lewat Pendekatan Komunitas

badge-check


Malaria dan DBD di IKN Ditangani Lewat Pendekatan Komunitas Perbesar

Penajam Paser Utara, Petik — Pemerintah mendorong keterlibatan aktif kader kesehatan sebagai ujung tombak dalam pengendalian malaria dan demam berdarah dengue (DBD) di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Upaya ini dilakukan untuk memperkuat pencegahan penyakit menular berbasis masyarakat, terutama di wilayah yang masih berisiko tinggi terhadap penyebaran penyakit yang ditularkan oleh nyamuk. Kader kesehatan diharapkan menjadi penghubung antara tenaga medis dan masyarakat dalam deteksi dini serta edukasi kesehatan.

Dalam pelaksanaannya, para kader dibekali pelatihan terkait pencegahan, pemantauan lingkungan, hingga pengenalan gejala awal malaria dan DBD. Mereka juga berperan mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah perkembangbiakan nyamuk.

Selain itu, kader turut membantu memantau kasus di lapangan dan mendorong masyarakat segera mengakses layanan kesehatan jika muncul gejala. Pendekatan berbasis komunitas ini dinilai efektif untuk mempercepat penanganan sekaligus menekan angka penularan.

Pemerintah menilai pengendalian malaria dan DBD tidak cukup hanya melalui layanan kesehatan formal, tetapi memerlukan partisipasi aktif masyarakat. Karena itu, penguatan peran kader menjadi strategi penting dalam membangun sistem kesehatan yang tangguh.

Kawasan IKN memiliki tantangan tersendiri, seperti tingginya mobilitas penduduk dan kondisi lingkungan yang masih berpotensi mendukung penyebaran penyakit. Bahkan, wilayah sekitarnya masih tergolong berisiko malaria, sehingga diperlukan upaya pencegahan berkelanjutan.

Dengan penguatan peran kader kesehatan, pemerintah optimistis pengendalian malaria dan DBD di IKN dapat lebih efektif, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang sehat dan berkelanjutan di ibu kota baru.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemprov dan BAZNAS dalam Program Rutilahu

4 November 2026 - 08:23 WIB

Gubernur Khofifah Dorong Investasi Ekologis Lewat Penanaman 8.100 Mangrove Berbuah Rekor MURI

4 November 2026 - 01:41 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp1 Juta per Murid dan Tanam 100 Pohon di Kota Probolinggo

3 November 2026 - 12:47 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya