Menu

Dark Mode
Kemenhut dan Ford Foundation Dukung Pengakuan Hak Masyarakat Adat Pemerintah Perkuat Peran Sekolah Rakyat dalam Pemberdayaan Kemnaker Dorong Perlindungan Pekerja lewat Diskon Iuran 50 Persen Penguatan Kapasitas Perempuan Dukung Ketahanan Ekonomi Nasional Gubernur Khofifah Dorong Perdagangan Global, Misi Dagang Jatim-Malaysia Tembus Rp15,25 Triliun Kemenpora Cetak Penggerak Olahraga untuk Masyarakat Sehat

Sosial & Budaya

Malaria dan DBD di IKN Ditangani Lewat Pendekatan Komunitas

badge-check


Malaria dan DBD di IKN Ditangani Lewat Pendekatan Komunitas Perbesar

Penajam Paser Utara, Petik — Pemerintah mendorong keterlibatan aktif kader kesehatan sebagai ujung tombak dalam pengendalian malaria dan demam berdarah dengue (DBD) di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Upaya ini dilakukan untuk memperkuat pencegahan penyakit menular berbasis masyarakat, terutama di wilayah yang masih berisiko tinggi terhadap penyebaran penyakit yang ditularkan oleh nyamuk. Kader kesehatan diharapkan menjadi penghubung antara tenaga medis dan masyarakat dalam deteksi dini serta edukasi kesehatan.

Dalam pelaksanaannya, para kader dibekali pelatihan terkait pencegahan, pemantauan lingkungan, hingga pengenalan gejala awal malaria dan DBD. Mereka juga berperan mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah perkembangbiakan nyamuk.

Selain itu, kader turut membantu memantau kasus di lapangan dan mendorong masyarakat segera mengakses layanan kesehatan jika muncul gejala. Pendekatan berbasis komunitas ini dinilai efektif untuk mempercepat penanganan sekaligus menekan angka penularan.

Pemerintah menilai pengendalian malaria dan DBD tidak cukup hanya melalui layanan kesehatan formal, tetapi memerlukan partisipasi aktif masyarakat. Karena itu, penguatan peran kader menjadi strategi penting dalam membangun sistem kesehatan yang tangguh.

Kawasan IKN memiliki tantangan tersendiri, seperti tingginya mobilitas penduduk dan kondisi lingkungan yang masih berpotensi mendukung penyebaran penyakit. Bahkan, wilayah sekitarnya masih tergolong berisiko malaria, sehingga diperlukan upaya pencegahan berkelanjutan.

Dengan penguatan peran kader kesehatan, pemerintah optimistis pengendalian malaria dan DBD di IKN dapat lebih efektif, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang sehat dan berkelanjutan di ibu kota baru.

Baca Lainnya

Kemenhut dan Ford Foundation Dukung Pengakuan Hak Masyarakat Adat

30 April 2026 - 01:57 WIB

Pemerintah Perkuat Peran Sekolah Rakyat dalam Pemberdayaan

30 April 2026 - 01:53 WIB

Kemenpora Cetak Penggerak Olahraga untuk Masyarakat Sehat

29 April 2026 - 03:01 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya