Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Ingatkan Bahaya Pinjol, Kecanduan Gadget, dan Krisis Mental pada Anak Muda, Ajak Gereja Perkuat Pendampingan Generasi Puluhan Ribu Warga Padati Masjid Al-Akbar, Lepas Sambut 1 Muharram 1448 H Bersama Gubernur Khofifah Pemprov Jatim Tegaskan Peserta yang Mengikuti Prosedur Jalan Sehat Telah Menerima Kupon dan Paket Makanan Peringati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Gubernur Khofifah Dorong Budaya Tolong-Menolong sebagai Fondasi Kesalehan Sosial Sambut 1 Muharram 1448 H, Gubernur Khofifah Gelar Jalan Sehat dan Siapkan 20 Ribu Kupon Doorprize untuk Masyarakat Investor Global Berebut Masuk Indonesia, Presiden Dorong Keterbukaan Data untuk Perkuat Kepercayaan Pasar

Sosial & Budaya

Malaria dan DBD di IKN Ditangani Lewat Pendekatan Komunitas

badge-check


Malaria dan DBD di IKN Ditangani Lewat Pendekatan Komunitas Perbesar

Penajam Paser Utara, Petik — Pemerintah mendorong keterlibatan aktif kader kesehatan sebagai ujung tombak dalam pengendalian malaria dan demam berdarah dengue (DBD) di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Upaya ini dilakukan untuk memperkuat pencegahan penyakit menular berbasis masyarakat, terutama di wilayah yang masih berisiko tinggi terhadap penyebaran penyakit yang ditularkan oleh nyamuk. Kader kesehatan diharapkan menjadi penghubung antara tenaga medis dan masyarakat dalam deteksi dini serta edukasi kesehatan.

Dalam pelaksanaannya, para kader dibekali pelatihan terkait pencegahan, pemantauan lingkungan, hingga pengenalan gejala awal malaria dan DBD. Mereka juga berperan mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah perkembangbiakan nyamuk.

Selain itu, kader turut membantu memantau kasus di lapangan dan mendorong masyarakat segera mengakses layanan kesehatan jika muncul gejala. Pendekatan berbasis komunitas ini dinilai efektif untuk mempercepat penanganan sekaligus menekan angka penularan.

Pemerintah menilai pengendalian malaria dan DBD tidak cukup hanya melalui layanan kesehatan formal, tetapi memerlukan partisipasi aktif masyarakat. Karena itu, penguatan peran kader menjadi strategi penting dalam membangun sistem kesehatan yang tangguh.

Kawasan IKN memiliki tantangan tersendiri, seperti tingginya mobilitas penduduk dan kondisi lingkungan yang masih berpotensi mendukung penyebaran penyakit. Bahkan, wilayah sekitarnya masih tergolong berisiko malaria, sehingga diperlukan upaya pencegahan berkelanjutan.

Dengan penguatan peran kader kesehatan, pemerintah optimistis pengendalian malaria dan DBD di IKN dapat lebih efektif, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang sehat dan berkelanjutan di ibu kota baru.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Ingatkan Bahaya Pinjol, Kecanduan Gadget, dan Krisis Mental pada Anak Muda, Ajak Gereja Perkuat Pendampingan Generasi

17 June 2026 - 04:16 WIB

Pemprov Jatim Tegaskan Peserta yang Mengikuti Prosedur Jalan Sehat Telah Menerima Kupon dan Paket Makanan

16 June 2026 - 07:36 WIB

Peringati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Gubernur Khofifah Dorong Budaya Tolong-Menolong sebagai Fondasi Kesalehan Sosial

16 June 2026 - 03:12 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya