Menu ✖

Dark Mode
Hasil Misi Dagang Makassar Rp5,693 Triliun, Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Tumbuh Bersama Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemprov dan BAZNAS dalam Program Rutilahu Gubernur Khofifah Dorong Investasi Ekologis Lewat Penanaman 8.100 Mangrove Berbuah Rekor MURI Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp1 Juta per Murid dan Tanam 100 Pohon di Kota Probolinggo Gubernur Khofifah Sapa Warga Paciran Lamongan dan Serahkan Bantuan Pangan Gratis di Pasar Murah ke-220 Gubernur Khofifah Hadir Langsung di Pronojiwo Lumajang, Serahkan Santunan dan Bantuan Renovasi Rumah Terdampak Longsor

Ekonomi & Bisnis

Kemenhub Sebut Kolaborasi Jadi Kunci Penguatan Transportasi Publik Berkelanjutan di ASEAN

badge-check


Kemenhub Sebut Kolaborasi Jadi Kunci Penguatan Transportasi Publik Berkelanjutan di ASEAN Perbesar

Jakarta, Petik – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus mendorong transformasi sistem mobilitas di kawasan ASEAN melalui pengembangan transportasi publik yang bersih, terintegrasi, dan berkelanjutan. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjawab tantangan urbanisasi, kemacetan, hingga peningkatan emisi karbon di berbagai negara Asia Tenggara.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Muiz Thohir, menyampaikan bahwa keberhasilan transformasi transportasi di kawasan ASEAN sangat bergantung pada kemampuan menghadirkan layanan transportasi publik yang andal, efisien, terjangkau, dan inklusif bagi masyarakat. Karena itu, pemerintah terus memperkuat pengembangan sistem angkutan massal perkotaan dan integrasi antarmoda transportasi.

Saat ini, Kemenhub juga tengah mengembangkan sejumlah proyek Bus Rapid Transit (BRT) bekerja sama dengan World Bank, di antaranya BRT Bandung Basin Metropolitan Area dan BRT Sumatera Utara yang mencakup wilayah Medan, Binjai, dan Deli Serdang. Pengembangan tersebut diharapkan mampu menghadirkan sistem transportasi publik yang modern sekaligus ramah lingkungan.

Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah turut memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, operator transportasi, pelaku industri, hingga mitra pembangunan internasional. Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci utama dalam mewujudkan sistem mobilitas yang semakin terhubung dan efisien di kawasan ASEAN.

Muiz menegaskan bahwa transportasi publik berbasis bus masih memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas masyarakat sehari-hari. Oleh sebab itu, pengembangan layanan transportasi diarahkan agar semakin bersih, cerdas, dan mampu menjadi pilihan utama masyarakat dalam beraktivitas.

Pemerintah berharap transformasi mobilitas di kawasan ASEAN dapat berjalan melalui kolaborasi lintas sektor dan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan. Dengan sistem transportasi yang lebih ramah lingkungan dan terintegrasi, kualitas hidup masyarakat perkotaan diharapkan semakin meningkat.

Sumber: InfoPublik

Baca Lainnya

Hasil Misi Dagang Makassar Rp5,693 Triliun, Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Tumbuh Bersama

5 November 2026 - 01:50 WIB

Gubernur Khofifah Sapa Warga Paciran Lamongan dan Serahkan Bantuan Pangan Gratis di Pasar Murah ke-220

3 November 2026 - 06:24 WIB

Gelar Pasar Murah ke-218 di Mojoagung, Gubernur Khofifah Ringankan Beban Pengeluaran Warga Jombang

1 November 2026 - 06:49 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis