Jakarta, Petik – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama UNESCO memperkuat kolaborasi dalam menyiapkan generasi muda Indonesia agar menjadi pelopor pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan National Forum on Education for Sustainable Development (ESD) atau Forum Nasional Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan yang digelar di Jakarta.
Forum tersebut menjadi wadah untuk mendorong peran aktif peserta didik dalam menghadapi berbagai tantangan lingkungan global, mulai dari perubahan iklim, ketahanan pangan, hingga pelestarian ekosistem laut. Melalui pendidikan yang berorientasi pada keberlanjutan, generasi muda diharapkan tidak hanya memahami persoalan lingkungan, tetapi juga mampu menjadi bagian dari solusi melalui tindakan nyata.
Kemendikdasmen menilai pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan kesadaran lingkungan sejak usia dini. Oleh karena itu, penguatan pendidikan berkelanjutan terus didorong agar peserta didik memiliki kepedulian terhadap alam sekaligus mampu menerapkan gaya hidup yang ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.
Kerja sama dengan UNESCO juga sejalan dengan berbagai program yang telah dijalankan pemerintah untuk menanamkan nilai-nilai pelestarian lingkungan di lingkungan pendidikan. Melalui pendekatan ini, sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar akademik, tetapi juga ruang pembentukan karakter yang mendorong lahirnya generasi yang bertanggung jawab terhadap masa depan bumi.
Dengan kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah, lembaga internasional, dan dunia pendidikan, diharapkan semakin banyak generasi muda yang memiliki kesadaran tinggi terhadap isu lingkungan. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan sekaligus mempersiapkan Indonesia menghadapi tantangan lingkungan di masa depan.
Sumber : InfoPublik.id




















