Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Rawat Toleransi Lewat Indonesia Walk for Peace 2026 Gubernur Khofifah Dorong Mutu Pendidikan dengan Rehabilitasi dan Revitalisasi Puluhan Sekolah Pemerintah Tingkatkan Kemudahan Berusaha demi Menarik Investasi dan Menciptakan Lapangan Kerja Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Persatuan dan Kepedulian Sosial di Hari Kenaikan Yesus Kristus Gubernur Khofifah Tegaskan Jawa Timur Terus Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah untuk Pembangunan Berkelanjutan Kepala Biro Adpim Jatim Dorong Sinergi Humas, Media, dan Komunitas Hadapi Tantangan Era Digital

Billy Putra badge-checkEditorial Team

Total Artikel 2507

Jakarta, InfoPublik – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) ikut mendukung pertumbuhan pembangunan dan ekonomi di kawasan transmigrasi sesuai dengan visi misi Asta Cita melalui beberapa program strategis bersama Kementerian Transmigrasi. Hal itu disampaikan oleh Wakil Menteri (Wamen) ATR/Wakil Kepala (Waka) BPN, Ossy Dermawan, saat menyampaikan materi dalam Pembekalan dan Pelepasan Tim Ekspedisi Patriot, di Balai Kartini, Jakarta, Senin (25/8/2025). “Kementerian ATR/BPN memiliki peran penting dalam pembangunan di kawasan transmigrasi, melalui program strategis, yaitu sertipikasi tanah transmigrasi dan Reforma Agraria,” ujar Wamen Ossy di hadapan peserta Ekspedisi Patriot Transmigrasi yang berasal dari 2.000 akademisi. Sertifikasi tanah transmigran menjadi penting karena menurut Wamen Ossy, program transmigrasi tidak akan berjalan dengan baik jika para transmigran tidak memiliki kepastian hukum atas tanah yang mereka tempati. Terlebih, tanah menjadi modal dasar kehidupan dan kesejahteraan para transmigran. “Kementerian ATR/BPN akan terus memastikan bahwa setiap transmigran yang ditempatkan di kawasan transmigrasi memperoleh sertipikat tanah yang sah,” tutur Wamen Ossy. Wamen Ossy menjelaskan, salah satu cara Kementerian ATR/BPN mendukung program transmigrasi adalah melalui Reforma Agraria, utamanya dalam Penataan Akses. Dengan Penataan Akses, setelah tanah dimiliki dan disertipikasi, para transmigran bisa memiliki akses ke sumber daya lain, seperti permodalan, pasar, pendampingan usaha, bahkan akses ke teknologi pertanian maupun perkebunan yang modern. “Kita ingin Reforma Agraria dapat memastikan bahwa tanah yang dimiliki bisa dikelola dengan produktif, berkelanjutan, dan menyejahterakan. Kita tidak ingin saat masyarakat mendapatkan sertipikat tanah mereka, mereka dengan mudahnya menjual sertifikat tanah tersebut (tanpa dimanfaatkan, red) kepada pihak lain dan mereka kembali tidak memiliki tanah,” ungkap Wamen Ossy. Usai sesi pembekalan kepada 2.000 akademisi, acara ini dilanjutkan dengan sesi pelepasan peserta ekspedisi patriot transmigrasi. Nantinya, 2.000 peserta tersebut akan disebar sebagai tim advance, yaitu tim yang akan melakukan riset dan pemetaan potensi ekonomi di 154 titik kawasan transmigrasi. Pelepasan ini dilakukan secara simbolis oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Pelepasan peserta dipimpin Menko AHY yang juga didampingi oleh Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman, Wamen ATR/Waka BPN, Ossy Dermawan, dan sejumlah Wakil Menteri di Kabinet Merah Putih. Adapun dalam kesempatan ini, Wamen Ossy didampingi oleh Tenaga Ahli Bidang Administrasi Negara dan Good Governance, Adjie Arifuddin.

25 August 2025 - 16:02 WIB

Pertamina Pastikan Keamanan Pasokan BBM di Papua Tengah sudah Normal

25 August 2025 - 15:56 WIB

Opini WTP ke-7 dari BPK, Bukti Transparansi BPKH dalam Pengelolaan Dana Haji

25 August 2025 - 15:52 WIB

Blusukan ke Pasar Soponyono Surabaya, Gubernur Khofifah Pastikan Ketersediaan dan Harga Beras Medium Terjangkau Masyarakat

25 August 2025 - 10:20 WIB

Gubernur Khofifah Tinjau Tambahan SPPG Ponpes Al Anwar, Perluas Distribusi Makan Bergizi Gratis di Bangkalan

25 August 2025 - 01:18 WIB

Sekolah Rakyat Jadi Strategi Putus Rantai Kemiskinan

24 August 2025 - 16:19 WIB

Pulihkan Mental, 1.300 Napi Risiko Tinggi Dipindahkan ke Nusakambangan

24 August 2025 - 16:10 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan dan Zakat Produktif Senilai Rp 24 Miliar, serta Serahkan Santunan Duka untuk 17 Keluarga Korban Meninggal Karena Campak di Sumenep

24 August 2025 - 06:30 WIB

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumenep, Kendalikan Inflasi dan Tingkatkan Daya Beli Masyarakat

24 August 2025 - 01:45 WIB

Terminal 1C Bandara Soekarno-Hatta Kembali Layani Penumpang Usai Revitalisasi

23 August 2025 - 13:47 WIB