Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Hadiri Dharma Shanti Nyepi, Dorong Semangat Toleransi dan Persaudaraan Gubernur Khofifah Pilih Sapi Belgian Blue Unggulan, Dorong Peternak Jatim Tembus Pasar Global Gubernur Khofifah Haru di Hardiknas, Siswa Sekolah Rakyat Mojokerto Tunjukkan Prestasi Gemilang Gubernur Khofifah Tegaskan Stok Hewan Kurban Jatim Melimpah dan Siap Suplai Antar Daerah Strategi MBG 3B Diperkuat untuk Tekan Angka Stunting Nasional Investasi Digital Didorong, Perlindungan Data Pribadi Diperkuat

Sosial & Budaya

Bawaslu Dorong Pelayanan Pelanggaran Pemilu yang Cepat dan Sesuai Aturan

badge-check


Bawaslu Dorong Pelayanan Pelanggaran Pemilu yang Cepat dan Sesuai Aturan Perbesar

Jakarta – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI terus memperkuat standar pelayanan dalam penanganan dugaan pelanggaran pemilu. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap laporan ditangani secara cepat, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Anggota Bawaslu RI Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi, Puadi, mengatakan penguatan standar pelayanan tersebut telah dan terus dilaksanakan oleh Bawaslu.

“Kami telah melakukan berbagai kegiatan terkait standar pelayanan penanganan pelanggaran pemilu, dan hal itu sudah kami jalankan,” ujar Puadi melalui keterangan resmi, Senin (22/12/2025).

Menurut Puadi, laporan dugaan pelanggaran pemilu memiliki dua jalur masuk, yakni melalui temuan langsung pengawas pemilu dan laporan dari masyarakat. Oleh karena itu, sistem pelayanan perlu diperkuat agar seluruh laporan dapat ditangani secara optimal.

Ia menegaskan, setiap laporan masyarakat akan segera direspons dengan menggunakan mekanisme hukum acara sesuai ketentuan formil dan materiil yang berlaku.

“Ketika ada laporan masyarakat terkait dugaan pelanggaran, kami meresponsnya dengan cepat melalui hukum acara dan mekanisme yang telah diatur,” jelasnya.

Bawaslu juga mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam pengawasan partisipatif. Masyarakat diimbau untuk tidak ragu melaporkan setiap dugaan pelanggaran pemilu yang ditemukan di lapangan.

Selain itu, Bawaslu berencana menyosialisasikan secara lebih luas tata cara penyampaian laporan dugaan pelanggaran pemilu agar mudah dipahami dan diakses oleh publik.

Secara khusus, Bawaslu akan menyasar kalangan perguruan tinggi dengan menyambangi kampus-kampus untuk menggandeng civitas akademika agar berperan aktif dalam pengawasan pemilu sekaligus memahami mekanisme pelaporan.

“Kami mengajak civitas akademika terlibat dalam pengawasan partisipatif. Jangan pernah takut untuk melapor jika menemukan adanya dugaan pelanggaran pemilu,” tegas Puadi.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Hadiri Dharma Shanti Nyepi, Dorong Semangat Toleransi dan Persaudaraan

3 May 2026 - 10:57 WIB

Gubernur Khofifah Pilih Sapi Belgian Blue Unggulan, Dorong Peternak Jatim Tembus Pasar Global

3 May 2026 - 05:08 WIB

Gubernur Khofifah Haru di Hardiknas, Siswa Sekolah Rakyat Mojokerto Tunjukkan Prestasi Gemilang

2 May 2026 - 12:51 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya