Menu

Dark Mode
Jejaring Alumni UNAIR Jadi Jembatan Kolaborasi Jatim–Kaltara, Gubernur Khofifah Buka Peluang Pendidikan hingga Peternakan Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Hidup Aktif, Perkuat Pembinaan Atlet dan Olahraga Inklusif di Jatim Maulidurrasul dan Harlah Ke-80 Muslimat NU, Gubernur Khofifah Serukan Penguatan Peran Perempuan untuk Perdamaian Dunia Tujuh Kali Misi Dagang Sepanjang 2026, Gubernur Khofifah Kembali Catat Transaksi Fantastis Rp2,5 Triliun Gubernur Khofifah Pastikan Tambahan Modal Rp100 Miliar Perkuat Peran Jamkrida Buka Akses Pembiayaan bagi UMKM Gubernur Khofifah Dorong Ketahanan Pangan di Tengah Kemarau, Harga Bahan Pokok di Lumbang Dipangkas

Ekonomi & Bisnis

BTN Percepat Proses Kredit dengan Transformasi Digital

badge-check


BTN Percepat Proses Kredit dengan Transformasi Digital Perbesar

Bekasi, Petik — PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mengembangkan sistem loan factory sebagai strategi untuk memperkuat pertumbuhan kredit sekaligus meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan pembiayaan.

Inisiatif ini merupakan bagian dari transformasi bisnis BTN dalam mengelola peningkatan volume kredit, khususnya pada sektor kredit pemilikan rumah (KPR). Melalui sistem ini, proses pengajuan kredit yang sebelumnya tersebar di berbagai cabang kini diintegrasikan dalam satu sistem terpusat berbasis proses.

Dengan pendekatan tersebut, BTN dapat mempercepat penyaluran kredit, meningkatkan kapasitas layanan, serta menjaga kualitas portofolio kredit secara lebih terkendali. Selain itu, sistem ini memungkinkan standardisasi di setiap tahap, mulai dari pengumpulan data, verifikasi, analisis, hingga persetujuan kredit.

Loan factory juga dirancang untuk meningkatkan efisiensi operasional melalui pembagian tugas yang lebih spesifik pada tiap tahapan. Dengan demikian, setiap proses ditangani oleh tenaga yang memiliki keahlian khusus, sehingga meningkatkan akurasi dan konsistensi dalam pengambilan keputusan.

Pemanfaatan teknologi digital menjadi elemen penting dalam sistem ini, termasuk penggunaan decision engine untuk mempercepat analisis dan persetujuan kredit. Hal ini diharapkan dapat mempersingkat waktu pemrosesan sekaligus memperkuat tata kelola kredit.

BTN menargetkan proses kredit menjadi jauh lebih cepat, sehingga pelayanan kepada nasabah semakin responsif. Langkah ini juga diharapkan dapat meningkatkan daya saing perusahaan di industri perbankan.

Dengan penerapan loan factory, BTN optimistis mampu mendorong pertumbuhan kredit yang lebih agresif namun tetap berkualitas, sekaligus memperkuat fondasi bisnis di tengah persaingan sektor keuangan yang semakin dinamis.

 

Baca Lainnya

Tujuh Kali Misi Dagang Sepanjang 2026, Gubernur Khofifah Kembali Catat Transaksi Fantastis Rp2,5 Triliun

8 September 2026 - 12:26 WIB

Gubernur Khofifah Pastikan Tambahan Modal Rp100 Miliar Perkuat Peran Jamkrida Buka Akses Pembiayaan bagi UMKM

8 September 2026 - 07:02 WIB

Jangkau 118 Titik di Jatim, Gubernur Khofifah Konsisten Jaga Daya Beli dan Ketahanan Pangan Masyarakat

6 September 2026 - 08:27 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis