Menu

Dark Mode
Pemprov Jatim Raih Penghargaan Best Policymaker dan Ecosystem Builders pada GARUDA AI Impact Summit 2026 Dua Penghargaan Nasional Diraih Gubernur Khofifah atas Keberhasilan Mendorong Ekonomi Daerah dan Kedaulatan Pangan Berkelanjutan Pengakuan Dunia untuk Indonesia, Tiga Inovasi Digital Nasional Masuk Daftar Terbaik WSIS 2026 Pemerintah Dorong Investasi AI yang Menghasilkan Alih Pengetahuan dan Inovasi bagi Indonesia Investasi dan Hilirisasi Industri Kesehatan Diproyeksikan Perkuat Perekonomian Indonesia Pemerintah Tingkatkan Kolaborasi ATR/BPN dan Kejagung dalam Pemulihan Aset Pertanahan Bermasalah

Ekonomi & Bisnis

BTN Percepat Proses Kredit dengan Transformasi Digital

badge-check


BTN Percepat Proses Kredit dengan Transformasi Digital Perbesar

Bekasi, Petik — PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mengembangkan sistem loan factory sebagai strategi untuk memperkuat pertumbuhan kredit sekaligus meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan pembiayaan.

Inisiatif ini merupakan bagian dari transformasi bisnis BTN dalam mengelola peningkatan volume kredit, khususnya pada sektor kredit pemilikan rumah (KPR). Melalui sistem ini, proses pengajuan kredit yang sebelumnya tersebar di berbagai cabang kini diintegrasikan dalam satu sistem terpusat berbasis proses.

Dengan pendekatan tersebut, BTN dapat mempercepat penyaluran kredit, meningkatkan kapasitas layanan, serta menjaga kualitas portofolio kredit secara lebih terkendali. Selain itu, sistem ini memungkinkan standardisasi di setiap tahap, mulai dari pengumpulan data, verifikasi, analisis, hingga persetujuan kredit.

Loan factory juga dirancang untuk meningkatkan efisiensi operasional melalui pembagian tugas yang lebih spesifik pada tiap tahapan. Dengan demikian, setiap proses ditangani oleh tenaga yang memiliki keahlian khusus, sehingga meningkatkan akurasi dan konsistensi dalam pengambilan keputusan.

Pemanfaatan teknologi digital menjadi elemen penting dalam sistem ini, termasuk penggunaan decision engine untuk mempercepat analisis dan persetujuan kredit. Hal ini diharapkan dapat mempersingkat waktu pemrosesan sekaligus memperkuat tata kelola kredit.

BTN menargetkan proses kredit menjadi jauh lebih cepat, sehingga pelayanan kepada nasabah semakin responsif. Langkah ini juga diharapkan dapat meningkatkan daya saing perusahaan di industri perbankan.

Dengan penerapan loan factory, BTN optimistis mampu mendorong pertumbuhan kredit yang lebih agresif namun tetap berkualitas, sekaligus memperkuat fondasi bisnis di tengah persaingan sektor keuangan yang semakin dinamis.

 

Baca Lainnya

Pemprov Jatim Raih Penghargaan Best Policymaker dan Ecosystem Builders pada GARUDA AI Impact Summit 2026

12 June 2026 - 10:07 WIB

Dua Penghargaan Nasional Diraih Gubernur Khofifah atas Keberhasilan Mendorong Ekonomi Daerah dan Kedaulatan Pangan Berkelanjutan

12 June 2026 - 02:06 WIB

Investasi dan Hilirisasi Industri Kesehatan Diproyeksikan Perkuat Perekonomian Indonesia

12 June 2026 - 00:48 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis