Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Sediakan 12 Trip Mudik Gratis Kapal Laut Jangkar–Raas dan Jangkar–Sapudi Gubernur Khofifah Sebarkan Mushaf Madinah Hadiah Raja Salman, Perkuat Nilai Spiritual Ramadan di Jatim Tanamkan Kepedulian Sosial, SMP Islam Al Madinah Jombang Bagikan Ratusan Pakaian, Sayur, dan Takjil kepada Warga Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Gresik, Bahan Pokok Dijual Lebih Murah dari Harga Pasar Gubernur Khofifah Koordinasi Pemulangan Mahasiswa Jatim dari Iran ke Malang dan Jember Kemenpora Gandeng Kemendikdasmen Majukan Talenta Olahraga Nasional

Daerah

Dihadiri Dirjen Keuangan Daerah dan Akademisi Monash, Leadership Forum #3 BPSDM Jatim Disambut Antusias

badge-check


Dihadiri Dirjen Keuangan Daerah dan Akademisi Monash, Leadership Forum #3 BPSDM Jatim Disambut Antusias Perbesar

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menekankan pentingnya inovasi dalam kepemimpinan. Hal itu disampaikan saat membuka Leadership Update Forum #3 bertema “From Local Potential to National Progress: Strategies for Economic Empowerment” yang digelar di BPSDM Jawa Timur, Selasa (30/9).

Forum ini menghadirkan Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Agus Fatoni, Kepala BPSDM Jawa Timur Ramliyanto, serta dua narasumber internasional dari Monash University Australia, yakni Professor Edward Buckingham dan Professor John Bevacqua.

"Ini forum yang sangat penting karena yang hadir adalah seluruh Kepala Perangkat Daerah Pemprov dan seluruh Kepala Bapeda dan Badan Pendapatan Daerah yang ada di kabupaten/kota di seluruh Jawa Timur," katanya.

"Kita juga menghadirkan akademisi top dari kampus top dunia Monash University Australia untuk hadir dan memberikan pembekalan leadership. Ini menjadi penting karena kita tahu roda organisasi ini dijalankan oleh pemimpin-pemimpin perangkat daerah. Menurut saya, ini sebuah inovasi dari BPSDM Jawa Timur yang harus kita apresiasi," imbuhnya.

Selaras dengan tema yang mengangkat potensi ke progres internasional, Wagub Emil menyampaikan bahwa Jawa Timur merupakan penyumbang terbesar kedua perekonomian Pulau Jawa dengan kontribusi 25,36% terhadap total PDRB Pulau Jawa dan 14,44% terhadap PDB nasional. 

Pertumbuhan ekonomi Jawa Timur tersebut didukung oleh meningkatnya investasi dan peran besar sektor UMKM yang menjadi back bone perekonomian daerah. Di mana, Jawa timur adalah rumah bagi 9,78 juta UMKM. 

"Lalu, kalau kita bicara spesifik mengenai kontribusi sektor manufaktur Indonesia lebih dari 22% dari Jawa Timur. Untuk perdagangan, ada 38 provinsi, hampir sepertiga dari perdagangan Indonesia itu dari Jawa Timur. Termasuk kita ketahui 80% dari logistik ke wilayah Timur Indonesia. Itu sudah cukup untuk mengubah potensi lokal menjadi kemajuan bangsa atau kemajuan nasional," terangnya.

Wagub Emil menjelaskan, Jawa Timur adalah provinsi yang 30% lebih sumbangan ekonominya berasal dari manufaktur. Tak hanya itu, jika berbicara mengenai komunitas pertanian, Jawa Timur menjadi provinsi unggul baik dalam komoditas padi maupun tebu.

"Nah, makanya memang bagaimana kemudian seluruh potensial ini bisa kita optimalkan, meskipun di saat yang sama kita dihadapkan pada tekanan jumlah penduduk yang luar biasa. Inilah sebabnya memang kita harus betul-betul bisa meningkatkan produktivitas dari seluruh elemen yang ada di Jawa Timur," tuturnya.

Di akhir, kepada para pimpinan di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur maupun kabupaten/kota, Wagub Emil berpesan untuk terus mengasah kemampuan dalam menghadapi tantangan. Selain itu, penting bagi setiap individu untuk memiliki rasa pengabdian dan keikhlasan untuk melayani masyarakat tanpa pamrih.

Baca Lainnya

Kepercayaan Masyarakat Dorong Pertumbuhan Industri Asuransi Jiwa

14 March 2026 - 01:54 WIB

Layanan Darurat 110 Jadi Andalan Polri Saat Mudik Lebaran 2026

13 March 2026 - 02:23 WIB

Gubernur Khofifah Indar Parawansa Ajak Perkuat Sinergi Pemerintah, Pengusaha dan Serikat Pekerja

11 March 2026 - 06:56 WIB

Berita Populer di Politik & Pemerintahan