Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah: Ketulusan Ojol Jatim Adalah Cermin Budaya Bangsa Presiden Prabowo Perintahkan TNI-Polri Ambil Langkah Tegas Atasi Aksi Anarkis TNI-Polri Bergerak Pulihkan Keamanan Pascaaksi Anarkis Kemkomdigi Pastikan tidak Ada Pembatasan Media Sosial selama Aksi Unjuk Rasa Pemimpin yang Menyapa: Khofifah Dengar Keluhan Rakyat dan Janjikan Solusi Gerakan Pangan Murah Direspon Khofifah dengan Jaminan Harga Terjangkau di Pasar Tradisional

Keagamaan

Dzikir Kemerdekaan JATMAN Jombang, Doa Bersama Ulama dan Pemerintah untuk Indonesia

badge-check


					Dzikir Kemerdekaan JATMAN Jombang, Doa Bersama Ulama dan Pemerintah untuk Indonesia Perbesar

Jombang, 29 Agustus 2025 – Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Kabupaten Jombang diwarnai dengan penyelenggaraan Dzikir dan Doa Kemerdekaan oleh Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN), Kamis malam (28/8/2025) di Pendopo Kabupaten Jombang. Acara ini menjadi momentum mempererat sinergi antara ulama dan umara dalam menjaga keutuhan bangsa serta meneguhkan nilai spiritual dalam kehidupan masyarakat.

Rais Idarah Syu’biyah JATMAN Jombang, KH Abdul Kholiq Hasan, menegaskan bahwa kekuatan doa dan kebersamaan ulama–umara merupakan kunci dalam menghadapi tantangan bangsa. “Kalau ulama dan umara bersatu, insyaallah segala persoalan akan ada jalan keluarnya. Dzikir dan istighfar adalah ikhtiar terbaik bagi orang thariqah,” ungkapnya. Ia juga berharap JATMAN semakin berkembang hingga menjangkau seluruh kecamatan di Jombang sebagai wadah spiritual masyarakat.

Sementara itu, Rais Idarah Wustha JATMAN Jawa Timur, KH Fathul Huda, dalam sambutannya mengingatkan pentingnya niat ikhlas dalam berkhidmah. “Segala amal ditentukan oleh niat. Jika kita berkhidmah di JATMAN, maka niatkanlah semata-mata untuk pengabdian kepada Nahdlatul Ulama. Dari niat yang tulus, akan lahir keberkahan ilmu dan kehidupan,” tegasnya.

Wakil Bupati Jombang, Salmanudin Yazid, yang turut hadir mewakili pemerintah daerah, menyebut doa bersama ini sebagai bentuk syukur sekaligus ikhtiar spiritual dalam mengisi kemerdekaan. “Dzikir kemerdekaan yang digelar di pendopo ini memiliki makna besar, karena doa masyarakat akan menjadi energi positif bagi Jombang yang lebih berkah. Saya berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan secara rutin,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa perjuangan bangsa tidak berhenti pada proklamasi kemerdekaan. “Para pendahulu kita berjuang dengan iman, doa, dan pengorbanan. Malam ini kita melanjutkan perjuangan itu dalam bentuk dzikir bersama. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan keberkahan bagi bangsa, khususnya masyarakat Jombang,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Targetkan Rekonstruksi Jembatan Penghubung di Pesantren Zainul Hasan Genggong Probolinggo Tuntas Agustus

19 June 2025 - 10:49 WIB

Dampingi Wapres Gibran Ziarah Makam Bung Karno, Gubernur Khofifah: Jadikan Semangat Nasionalisme Sebagai Pedoman Berbangsa dan Bernegara

18 June 2025 - 03:13 WIB

Tiba di Tanah Air usai Ibadah Haji, Gubernur Khofifah Hadiri Kick Off Pelatihan Paralegal Muslimat NU: Komitmen Bentuk 1.794 Posbankum Desa se-Indonesia

14 June 2025 - 08:49 WIB

Berita Populer di Berita