Jakarta, Petik – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) mendorong Google dan YouTube untuk memperkuat teknologi perlindungan anak di ruang digital. Dorongan ini disampaikan seiring meningkatnya intensitas interaksi anak-anak dengan berbagai platform digital dalam kehidupan sehari-hari.
Menko PMK menekankan bahwa perlindungan anak di dunia maya harus menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dan penyedia layanan teknologi. Pengembangan inovasi yang ramah anak, peningkatan efektivitas sistem penyaringan konten, serta penguatan fitur kontrol orang tua dinilai sebagai langkah konkret yang perlu terus dioptimalkan.
Di tengah pesatnya pertumbuhan ekosistem digital, anak-anak berisiko terpapar konten yang tidak sesuai usia, perundungan daring, hingga bentuk eksploitasi digital lainnya. Karena itu, kehadiran teknologi yang mampu menekan potensi risiko tersebut menjadi kebutuhan yang mendesak.
Selain aspek teknologi, Menko PMK juga menyoroti pentingnya peningkatan literasi digital bagi anak dan orang tua. Edukasi yang berkelanjutan dinilai menjadi pelengkap utama dalam menciptakan ruang digital yang aman, sehat, dan produktif bagi generasi muda.
Melalui kolaborasi antara pemerintah dan perusahaan teknologi global seperti Google dan YouTube, diharapkan dapat terbangun ekosistem digital yang tidak hanya mendorong kreativitas dan inovasi, tetapi juga memastikan perlindungan serta tumbuh kembang anak secara optimal.



















