Menu

Dark Mode
Puluhan Ribu Warga Padati Masjid Al-Akbar, Lepas Sambut 1 Muharram 1448 H Bersama Gubernur Khofifah Pemprov Jatim Tegaskan Peserta yang Mengikuti Prosedur Jalan Sehat Telah Menerima Kupon dan Paket Makanan Peringati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Gubernur Khofifah Dorong Budaya Tolong-Menolong sebagai Fondasi Kesalehan Sosial Sambut 1 Muharram 1448 H, Gubernur Khofifah Gelar Jalan Sehat dan Siapkan 20 Ribu Kupon Doorprize untuk Masyarakat Investor Global Berebut Masuk Indonesia, Presiden Dorong Keterbukaan Data untuk Perkuat Kepercayaan Pasar Pemerintah Nilai Program MBG Efektif Tingkatkan Perputaran Ekonomi Melalui UMKM Daerah

Sosial & Budaya

Gubernur Khofifah Pastikan Geopark Ijen Siap Revalidasi UNESCO, Targetkan Pertahankan Status Green Card

badge-check


Gubernur Khofifah Pastikan Geopark Ijen Siap Revalidasi UNESCO, Targetkan Pertahankan Status Green Card Perbesar

Pemprov Jatim Siapkan Geopark Ijen Pertahankan Status Green Card 2026

SURABAYA, 15 APRIL 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendukung proses revalidasi UNESCO Global Geopark (UGG) untuk kawasan Geopark Ijen. 

Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dan Bupati Bondowoso Abdul Hamid Hakim di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (14/4).

Dalam pertemuan ini, Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa revalidasi merupakan proses evaluasi menyeluruh yang wajib dilaksanakan setiap empat tahun untuk memastikan pengelolaan geopark tetap memenuhi standar internasional yang ditetapkan UNESCO.

"Pemprov Jatim memberi atensi besar revalidasi UNESCO Global Geopark sebab Geopark Ijen telah melalui siklus penuh pengakuan internasional serta memastikan kualitas yang berkelanjutan melalui revalidasi tahun 2026," ujarnya.

Khofifah menekankan pentingnya kesiapan yang matang dari seluruh pemangku kepentingan. Pasalnya, aspek yang dinilai dalam revalidasi tidak hanya kondisi eksisting, tetapi juga perkembangan dan capaian yang telah dilakukan sejak penetapan sebelumnya.

Hasil evaluasi tersebut nantinya akan menentukan status Geopark Ijen dalam jaringan UGG, yakni _Green Card_ (status dipertahankan), _Yellow Card_ (perlu perbaikan dalam dua tahun), atau _Red Card_ (pencabutan dari jaringan).

"Kami ingin melihat langsung progres dan kesiapan seluruh pemangku kepentingan saat asesor melakukan penilaian," ungkapnya. 

Lebih lanjut, Khofifah menyampaikan bahwa capaian status _Green Card_ tidak hanya menjadi simbol pengakuan internasional, tetapi juga memiliki dampak strategis terhadap peningkatan kunjungan wisata minat khusus, peluang investasi, pertumbuhan ekonomi masyarakat, serta pelestarian lingkungan dan budaya di kawasan Geopark Ijen.

"Dengan semangat gotong royong dan komitmen yang kuat, kami tidak sekadar mempertahankan status UNESCO Global Geopark tetapi menjadikannya model geopark berkelanjutan tingkat global," tegasnya.

Khofifah juga mengharapkan dukungan berkelanjutan dari seluruh pihak, baik pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, maupun masyarakat. Hal ini mengingat keberadaan Geopark Ijen telah memberikan dampak nyata, khususnya dalam aspek pemberdayaan masyarakat, pengembangan pendidikan, pelestarian budaya, serta kegiatan penelitian di wilayah Banyuwangi dan Bondowoso

"Dari sisi pemberdayaan masyarakat, pendidikan, kebudayaan, penelitian Ijen geopark sangat berdampak bagi masyarakat Banyuwangi dan Bondowoso," pungkasnya. 

 

Baca Lainnya

Pemprov Jatim Tegaskan Peserta yang Mengikuti Prosedur Jalan Sehat Telah Menerima Kupon dan Paket Makanan

16 June 2026 - 07:36 WIB

Peringati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Gubernur Khofifah Dorong Budaya Tolong-Menolong sebagai Fondasi Kesalehan Sosial

16 June 2026 - 03:12 WIB

Sambut 1 Muharram 1448 H, Gubernur Khofifah Gelar Jalan Sehat dan Siapkan 20 Ribu Kupon Doorprize untuk Masyarakat

15 June 2026 - 07:23 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya