Menu ✖

Dark Mode
Wujudkan Pendidikan Inklusif, Gubernur Khofifah Sabet Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026 Gubernur Khofifah Gelar Baksos dan Kucurkan Bansos Rp19,631 Miliar di Kraksaan Probolinggo Bersama Tokoh Dunia, Gubernur Khofifah Anugerahi Fatima Al-Fihriya Award 2026 di Surabaya Gubernur Khofifah: Pertumbuhan Ekonomi Jatim 5,83 Persen Harus Dirasakan Seluruh Lapisan Masyarakat Majalah Prasetya Bawa Biro Adpim Jatim Raih Gold Winner InMA SPS Awards 2026 di Samarinda Kirim 505 Sekolah Terbanyak, Jatim Disabet Penghargaan ImagiNation 2026 dan Dipuji Gubernur Khofifah

Daerah

Gubernur Khofifah Tekankan Jaga Kualitas Pendidikan Jatim, Wujudkan SPMB Berintegritas dan Obyektif

badge-check


Gubernur Khofifah Tekankan Jaga Kualitas Pendidikan Jatim, Wujudkan SPMB Berintegritas dan Obyektif Perbesar

Sosialisasi Kebijakan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025/2026 untuk jenjang SMAN, SMKN, SLBN Provinsi Jawa Timur 2025/2026 terus dilakukan oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Dalam Sosialisasi Gelombang V yang digelar di The Aliante Hotel, Kota Malang, Senin (21/4), Gubernur Khofifah berpesan kepada 181 peserta terdiri dari kepala sekolah, kepala seksi, cabang dinas, dan operator sekolah agar menjaga pelaksanaan SPMB dengan integritas tinggi serta obyektif.

"Untuk menjaga kualitas pendidikan di Jatim, Saya minta jaga objektivitas jaga integritas, termasuk di _entry point_. Jangan menjadi setitik nila yang merusak susu sebelanga. Karena apa yang sudah panjenengan lakukan sangat luar biasa dengan melahirkan murid-murid terbaik. Jangan sampai setetes kesalahan merusak itu," ujarnya.

Khofifah menjelaskan, untuk menguatkan komitmen ini, akan ada penandatanganan Pakta Integritas pada 2 Mei mendatang. Penandatanganan ini akan dilakukan oleh para kepala sekolah, kasi, operator, dan mereka yang terikat dengan SPMB dengan Kadisdik Jatim. 

"Pakta integritas  ini harus mereka jadikan pegangan sebagai  pedoman untuk bisa memastikan bahwa SPMB 2025 ini dijaga dengan penuh integritas oleh semua tim," katanya.

Hal itu, sebut Gubernur Khofifah, demi menjaga nama baik dunia pendidikan Jawa Timur yang telah banyak menorehkan prestasi. Seperti tingkat penerimaan SNMPTN yang tertinggi di Indonesia selama lima tahun berturut-turut.

"Tadi Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Maria Veronica Irene Herdijono juga bilang kalau di Sistem Informasi Manajemen Talenta,  Jawa Timur nomor satu. Ini artinya bahwa prestasi pendidikan Jawa Timur luar biasa. Maka dengan ini kita harus menjaga kepercayaan masyarakat," ujarnya.

Ke depan, Khofifah mengajak untuk memaksimalkan pengabdian kepada masyarakat. Guna mewujudkan generasi terbaik untuk Indonesia Emas 2045 yang diharapkannya dapat menjadi amal jariyah bagi mereka yang terlibat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai menjelaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan dengan terbuka menjawab pertanyaan apapun yang dimiliki masyarakat seputar SPMB. 

"Selain sosialisasi yang kita lakukan di lima gelombang, kami juga memiliki hotline yang bisa diakses 24 jam. Tapi lebih dari itu, Bu Gubernur  berpesan untuk diadakan juga helpdesk yang membantu menjawab apapun pertanyaan dari masyarakat," terangnya.

"Jadi pantang bagi kami untuk menutup diri terhadap berbagai pertanyaan. SPMB ini wajib kita laksanakan dengan penuh integritas dan semangat agar ini berjalan dengan baik sesuai dengan cita-cita kita bersama," pungkasnya.

 

Baca Lainnya

Dari Pengungsian Manggarai, Khofifah Pastikan Anak Korban Gempa Dapat Pendampingan Psikososial

24 August 2026 - 01:52 WIB

Kolaborasi FISIP UNAIR, BPBD, dan Pemerintah Setempat Perkuat Kapasitas Warga Simomulyo Baru Menghadapi Berbagai Potensi Bencana

1 July 2026 - 08:55 WIB

Inovasi E-Asesmen Berbasis STEAM Dorong Penguatan Multiliterasi Siswa di SMPN Ngusikan Jombang

24 June 2026 - 15:17 WIB

Berita Populer di Pendidikan