Menu

Dark Mode
Ibu Yuliati Kukuhkan Kepengurusan Dekranasda Jombang Periode 2025–2030 Hari Radio Sedunia 2026, Gubernur Khofifah Soroti Peran AI dan Integritas Penyiaran Gubernur Khofifah Jajaki Kolaborasi Strategis dengan Swedia di Sektor Transportasi dan Energi BAZNAS Jombang Ikut Semarakkan Tradisi Grebek Apem Lapangan Kerja dan Keberlanjutan Jadi Fokus Ekonomi Hijau Anak di Ruang Siber Perlu Dukungan Generasi Muda

Daerah

Gubernur Khofifah Tunjukkan Kepedulian Nyata kepada Atlet Paralimpik, Jatim Jadi Simbol Peradaban Inklusif

badge-check


Gubernur Khofifah Tunjukkan Kepedulian Nyata kepada Atlet Paralimpik, Jatim Jadi Simbol Peradaban Inklusif Perbesar

Jatim Jadi Pelopor Kesetaraan Reward Atlet Disabilitas

Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) XLII Tahun 2025 dilakukan berbeda di Jawa Timur. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa secara khusus menggelar tasyakuran bersama para atlet Paralimpik Jatim di Kantor Sekretariat National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Prov. Jatim di Kota Mojokerto, Kamis (11/9). 

Sebagai bentuk syukur, Gubernur Khofifah melakukan pemotongan tumpeng yang disertai penyerahan berbagai bantuan sebagai bentuk apresiasi dan kepedulian kepada atlet Paralimpik Jatim. 

Bantuan yang diserahkan diantaranya, peralatan sekolah untuk 15 atlet pelajar masing-masing  juta rupiah  dan bantuan alat penunjang olahraga senilai Rp 150 juta. 

Selain itu, diserahkan pula tali asih kepada dua orang purna atlet difabel dan bantuan modal usaha bagi tiga orang atlet difabel berprestasi yang memiliki usaha. Kelima atlet masing-masing menerima Rp 3 juta. 

"Haornas yang peringatannya 9 September 2025 lalu, Alhamdulillah akhirnya kita syukuran di kantor NPCI Jatim. Kita juga bersapa dengan mereka para atlet untuk Paralimpik," ungkap Khofifah. 

Tidak hanya saat tasyakuran, apresiasi juga telah diberikan oleh Pemprov Jatim dalam bentuk reward bagi para Atlet Paralimpik yang berprestasi. Khofifah bahkan memastikan bahwa sejak periode pertama kepemimpinannya, untuk pertama kalinya nominal reward yang diterima  atlet paralympic sama dengan atlet Olympic atau PON dan  lainnya. 

Atlet berprestasi di Cabang Olahraga dan level yang sama baik PON maupun Paralimpik, dipastikan menerima reward yang sama.
 
"Sejak periode pertama kami , kita telah membangun kesetaraan reward. Jadi penghormatan, penghargaan dan apresiasi kita kepada atlet untuk paralimpik pada level dan cabor yang sama, rewardnya sama," tegasnya. 

Khofifah melanjutkan, melalui tasyakuran ini diharapkan dapat juga meningkatkan prestasi atlet paralimpik Jawa Timur. Untuk itu, ia memastikan bahwa support dari Pemprov Jatim serta Pemkot Mojokerto akan terus dimaksimalkan. 

Ia memastikan bahwa Pemprov dan Pemkab/Pemkot akan terus berikhtiar agar pembinaan atlet paralimpik ini bisa terus dimaksimalkan.

"Karena mereka ini kan di berbagai daerah, jadi kalau pembinaan terus dilakukan oleh Kab/Kota, maka pertumbuhan atlet atlet paralimpik bisa lebih maksimal lagi," pungkasnya. 

Sebagai informasi, capaian prestasi Jatim pada ajang Pekan Paralimpik Nasional (Papernas) tahun 2024 tercatat meningkat dengan toal perolehan 21 medali emas, 20 perak dan 11 perunggu. 

Sedangkan, atlet pelajar pada gelaran Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (Peparpenas) tahun 2023 di Palembang berhasil menempati posisi 4 dengan perolehan 10 medali emas, 11 perak dan 6 perunggu. 

Hal senada disampaikan oleh Walikota Mojokerto Ika Puspitasari. Ia menyatakan komitmen Pemkot Mojokerto untuk mendukung peningkatan SDM di Kota Mojokerto, salah satunya para atlet Paralimpik. 

"Tidak hanya prestasi paralimpik, tapi di cabor-cabor KONI lainnya juga meningkatnya luar biasa," ucapnya. 

Ia mengaku bangga bahwa banyak warga Kota Mojokerto yang memiliki kemampuan luar biasa dengan keterbatasan kondisi.

"Semoga bisa menjadi inspirasi bagi pemuda di Jatim untuk bisa bermimpi melampaui batas seperti halnya para atlet paralimpik," pesannya. 

Sementara itu, ucapan terima kasih disampaikan oleh Ketua NPCI Jatim Imam Kuncoro. Secara khusus ia berterima kasih atas perhatian dan apresiasi yang diberikan Gubernur Khofifah. 

Pasalnya, sejak periode pertama kepemimpinan Gubernur Khofifah atlet disabilitas Jatim benar-benar merasakan kesetaraan seperti atlet normal lainnya. 

"Berdiri di tahun 1970, baru sejak Ibu Gubernur Khofifah di tahun 2022 sejarah baru lahir dimana kami benar-benar merasakan kesetaraan. Kami memperoleh bonus yang sama nilainya dengan yang atlet PON," terang Imam Kuncoro. 

"Bukan sekedar seremoni, tapi tonggak peradaban baru yang membuktikan bahwa Jatim sebagai pelopor kesetaraan yang semakin meninggikan martabat bangsa lewat kepedulian kepada disabilitas," pungkasnya. 

Amin Alfateja pelatih atletik NPCI Jawa Timur mengatakan terima kasih atas bantuan serta perhatian yang diberikan kepada Gubernur Khofifah kepada atlet paralimpiade. "Mohon doa restunya dalam setiap event nasional maupun internasional untuk kami semua," ungkapnya. 

Hal senada disampaikan Yuliana Marinakei atlet judo yang mengucapkan terima kasih gubernur khofifah meluangkan waktu untuk datang menemui para atlet Jatim. "Saya berharap ibu terus berjuang bersama kami sehingga bisa mengembangkan prestasi yang kami miliki," ungkapnya. 

Selain itu Yuliana berharap agar Gubernur Khofifah memberikan bantuan yang tidak hanya materi tetapi bantuan lain untuk menunjang kekurangan yang dimiliki atlet seperti halnya alat bantu peraga supaya bisa berkembang. "Melanjutkan prestasi yang kami miliki," ungkapnya. 

Olivia (16) cabor atlet renang mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia berharap ke depan disabilitas lebih diperhatikan supaya mampu berprestasi di kancah nasional maupun internasional. 

"Terima kasih bantuannya yang diberikan. Semoga disabilitas di Jatim semakin maju dan untuk Bu Khofifah semakin sukses," ungkapnya.

 

Baca Lainnya

Ibu Yuliati Kukuhkan Kepengurusan Dekranasda Jombang Periode 2025–2030

13 February 2026 - 14:21 WIB

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Lumbung Atlet Dunia dengan Penyerahan Bonus SEA Games XXXIII Senilai Rp 8 Miliar

31 January 2026 - 05:19 WIB

Kontingen Indonesia Raih Posisi Kedua ASEAN Para Games 2025

28 January 2026 - 03:32 WIB

Berita Populer di Olahraga