Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Nilai SMKN 1 Buduran Jadi Role Model Nasional Pendidikan Vokasi Berbasis Industri KONI Pusat Nilai Lari Trail Berpotensi Berprestasi Global Layanan Peserta PBI JKN Tetap Berjalan Selama Tiga Bulan KKN Pertanahan Perkuat Kompetensi Mahasiswa di Bidang Agraria Presiden Dorong Profesionalisme TNI–Polri di Rapim 2026 Hakim Diminta Jaga Integritas dan Independensi

Ekonomi & Bisnis

Indonesia-IMO Gelar Seminar Internasional Daur Ulang Kapal di Jakarta

badge-check


Indonesia-IMO Gelar Seminar Internasional Daur Ulang Kapal di Jakarta Perbesar

Jakarta – Pemerintah Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan berkolaborasi dengan International Maritime Organization (IMO) menyelenggarakan Seminar On Ship Recycling Under The Hong Kong Convention di bawah kerangka kerja sama IMO-SENSREC Programme pada tanggal 16-17 September 2025 di Jakarta.

IMO mengirim Project Manager SENSREC Mr. John Alonso untuk memandu seluruh kegiatan. Seminar dihadiri delegasi dari Bangladesh yang dipimpin oleh Rashidul Hassan, Additional Secretary, Ministry of Industry Bangladesh, dan dari Pakistan yang dihadiri oleh Capt. Javed Khan, Chairman of Balochistan Development Authority Pakistan. Seminar ini dilaksanakan guna memberikan gambaran umum mengenai daur ulang kapal, pelaksanaan IMO Hong Kong Convention, dan prediksi pasar global terhadap industri daur ulang.

Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Lollan Panjaitan,  salam sambutannya Lollan mengatakan, seminar ini menjadi wadah untuk bertukar pikiran dan berbagi pengalaman mengenai isu pembangunan maritim berkelanjutan khususnya terkait daur ulang kapal, termasuk peningkatan kerjasama antara Indonesia dengan IMO, Bangladesh, Pakistan dan negara lainnya.

“Bagi Indonesia, kerja sama yang erat dengan IMO, Bangladesh, Pakistan dan negara-negara lain sangat penting untuk meningkatkan kapasitas, mengembangkan fasilitas daur ulang kapal yang ramah lingkungan dan berkelanjutan serta berkontribusi pada upaya global untuk mewujudkan laut yang lebih bersih dan aman,” ujar Lollan dalam siaran persnya yang diterima, Rabu (17/9/2025).

Turut hadir dalam Seminar ini antara lain delegasi dari IMO, Bangladesh, Pakistan, serta perwakilan dari Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Lingkungan Hidup dan Asosiasi dari INSA, IPERINDO serta BUMN dan swasta seperti PT BKI, PT Pelindo, PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI), Nathabumi, PT Samudra Marine Indonesia dan PT Marcopolo Shipyard.

Courtesy Call dan Kunjungan ke Faslitas Penglahan Limbah B3

Adapun rangkaian kegiatan ini diawali dengan Courtesy Call perwakilan Delegasi IMO, Bangladesh, dan Pakistan dengan Direktur Jenderal Perhubungan Laut yang diwakili oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Lollan Panjaitan, Senin (15/9). Kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke Port Waste Management System PT Pelindo (Persero) di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Selanjutnya pada hari ini, Rabu (17/9/2025) akan dilaksanakan kunjungan lapangan ke Fasilitas Pengolahan Limbah B3 PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) di Bogor untuk meninjau proses pengolahan limbah B3 beserta layanan pengumpulan, daur ulang, pengolahan dan pembuangan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang berwawasan lingkungan dan aman.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Optimistis Tren Ekonomi Jatim Berlanjut di 2026, Didukung Investasi dan PMTB Tumbuh 6,66 Persen

9 February 2026 - 07:48 WIB

OJK Fokus Jaga Stabilitas Industri ITSK dan Aset Digital

8 February 2026 - 23:33 WIB

Menko Pangan Dorong Stabilitas Harga lewat Penyerapan Gabah

8 February 2026 - 23:25 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis