Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Pastikan 453 Ribu Dosis Vaksin PMK Didistribusikan ke Seluruh Daerah demi Ketahanan Peternakan Jatim Sekjen Kemkomdigi: Agentic AI Strategis untuk Kebijakan Publik Presisi TKA 2026 Jadi Instrumen Evaluasi Pendidikan Dasar Menko Pangan Soroti Peran Energi dalam Ketahanan Pangan Pemerintah Perkuat Peran Industri Lokal di Sektor Semikonduktor Momentum Koreksi IHSG untuk Perkuat Pasar Modal Indonesia

Politik & Pemerintahan

Indonesia-Thailand Sepakati Kemitraan Strategis dalam Leaders’ Consultation Perdana

badge-check


Indonesia-Thailand Sepakati Kemitraan Strategis dalam Leaders’ Consultation Perdana Perbesar

Perdana Menteri Thailand, Paetongtarn Shinawatra, menyambut resmi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Government House Bangkok, Senin (19/5/2025).

Kunjungan bersejarah ini menandai perayaan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Thailand sekaligus penguatan tonggak kemitraan strategis antar dua negara sahabat di Asia Tenggara.

Dalam pernyataan pers bersama, PM Paetongtarn menyampaikan kehormatan atas kunjungan pertama resmi Presiden Prabowo ke Thailand. Keduanya memimpin langsung pertemuan 1st Leaders’ Consultation yang akan menjadi mekanisme reguler pertukaran pandangan strategis antara kedua kepala negara.

“Kami memimpin secara bersama 1st Leaders’ Consultation, dan ini akan menjadi mekanisme pertukaran pandangan reguler antara pemimpin Indonesia dan Thailand,” jelas Paetongtarn.

Salah satu capaian utama dari pertemuan ini adalah pengumuman pembentukan kemitraan strategis yang menyentuh sektor politik, keamanan, ekonomi, dan sosial-budaya. Dalam bidang politik dan keamanan, kedua negara menyepakati peningkatan intensitas kunjungan tingkat tinggi dan penguatan kerja sama industri pertahanan serta penanggulangan kejahatan lintas batas.

Pada bidang ekonomi, Presiden Prabowo dan PM Paetongtarn sepakat untuk meningkatkan volume perdagangan bilateral yang telah mencapai USD18 miliar pada 2024, dan membuka lebih banyak ruang investasi serta pariwisata. Thailand juga menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah pertemuan Joint Trade Commission pertama tahun ini.

Kerja sama di bidang ketahanan pangan, industri halal, energi terbarukan, dan perikanan berkelanjutan juga menjadi perhatian bersama. Hubungan antarmasyarakat akan diperkuat melalui pengembangan sektor pariwisata, termasuk wisata kapal pesiar, kesehatan, dan MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition).

Di tingkat regional, kedua negara menegaskan pentingnya sentralitas ASEAN dalam merespons dinamika geopolitik global. Dalam isu Myanmar, Thailand akan bekerja sama dengan Indonesia dan Malaysia untuk mendorong proses damai inklusif di bawah kerangka ASEAN.

Menutup pernyataannya, PM Paetongtarn menyampaikan apresiasi atas dukungan Presiden Prabowo terhadap sektor swasta Thailand di Indonesia dan mengungkapkan keinginannya untuk segera melakukan kunjungan balasan ke Jakarta.

 

Sumber

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Optimistis Sinergi KPID Jatim dan Pemda Perkuat Penyiaran Publik Jelang Piala Dunia 2026

28 January 2026 - 08:13 WIB

Penertiban Lahan dan Tambang Ilegal Ditegaskan Presiden di WEF

23 January 2026 - 03:44 WIB

Gubernur Khofifah: MoU Lintas Lembaga Jadi Fondasi Kepastian Hukum dan Perlindungan Keluarga di Jawa Timur

22 January 2026 - 10:21 WIB

Berita Populer di Politik & Pemerintahan