Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah dan Presiden Prabowo Hadiri Peringatan 100 Tahun Gontor, Apresiasi Kontribusi Pendidikan Pesantren bagi Bangsa Pemprov Jatim Salurkan Air Bersih dan Sarana Penampungan, Gubernur Khofifah Perkuat Mitigasi Kekeringan Sholat Istisqa’ Dipimpin Syaikh Muhammad Fadhil Al Jailani, Gubernur Khofifah Mohon Hujan Rahmat untuk Jatim Pasar Murah Hadir di Desa Kedungdung Sampang, Gubernur Khofifah Pastikan Kebutuhan Pokok Terjangkau Kekeringan Meluas di Jatim, Gubernur Khofifah Dorong Pencarian Sumber Air Permanen hingga Pembangunan Embung Gubernur Khofifah Apresiasi Mega Science Center Jatim Park, Hadirkan Ruang Belajar Interaktif Berbasis AI dan STEM

Sosial & Budaya

Isu BSU 2026 Ditepis Kemnaker, Masyarakat Diminta Tidak Percaya Hoaks

badge-check


Isu BSU 2026 Ditepis Kemnaker, Masyarakat Diminta Tidak Percaya Hoaks Perbesar

Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya informasi palsu atau hoaks yang mengatasnamakan program Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2026. Informasi menyesatkan tersebut umumnya disertai tautan pendaftaran tidak resmi yang berpotensi menjadi modus penipuan.

Imbauan ini disampaikan menyusul beredarnya unggahan di media sosial, pesan berantai, hingga sejumlah pemberitaan yang mencatut nama BSU 2026, sehingga menimbulkan keresahan di kalangan pekerja dan buruh.

Kepala Biro Humas Kemnaker, Faried Abdurrahman Nur Yuliono, menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu menanggapi informasi BSU yang bersumber dari luar kanal resmi pemerintah.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada hoaks dan disinformasi terkait BSU, khususnya yang mengarahkan pendaftaran melalui tautan tidak resmi. Perlu kami tegaskan, BSU tidak memerlukan pendaftaran mandiri,” ujar Faried dalam siaran pers Biro Humas Kemnaker, Rabu (7/1/2026).

Ia menambahkan, informasi resmi terkait program BSU hanya disampaikan melalui laman **bsu.kemnaker.go.id** serta akun media sosial resmi Kementerian Ketenagakerjaan.

Sebagai catatan, penyaluran BSU terakhir dilaksanakan pada tahun 2025 dengan jumlah penerima mencapai **16.048.472 pekerja dan buruh**, sesuai dengan kriteria dan ketentuan yang ditetapkan pemerintah.

Faried juga menegaskan bahwa hingga saat ini **belum ada kebijakan maupun keputusan resmi** terkait penyaluran BSU pada tahun 2026. “Sampai sekarang belum terdapat informasi apa pun mengenai BSU tahun 2026. Jika ke depan ada kebijakan baru, Kemnaker akan menyampaikannya secara terbuka dan resmi kepada publik,” tegasnya.

Kemnaker mengajak masyarakat untuk selalu memverifikasi setiap informasi sebelum membagikannya serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi penipuan yang mengatasnamakan program pemerintah, khususnya BSU. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah kerugian masyarakat sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap program perlindungan sosial pemerintah.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah dan Presiden Prabowo Hadiri Peringatan 100 Tahun Gontor, Apresiasi Kontribusi Pendidikan Pesantren bagi Bangsa

19 September 2026 - 11:41 WIB

Pemprov Jatim Salurkan Air Bersih dan Sarana Penampungan, Gubernur Khofifah Perkuat Mitigasi Kekeringan

19 September 2026 - 07:26 WIB

Sholat Istisqa’ Dipimpin Syaikh Muhammad Fadhil Al Jailani, Gubernur Khofifah Mohon Hujan Rahmat untuk Jatim

19 September 2026 - 02:16 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya