Menu

Dark Mode
Halal Bihalal YPS Al Madinah Jombang, Bangun Sinergi Antar Lembaga dan Tingkatkan Kualitas Pendidikan Gubernur Khofifah Sampaikan LKPJ 2025, Tegaskan Pembangunan Jatim Tumbuh Inklusif dan Berkelanjutan Gubernur Khofifah Tetapkan Sirkuit Suryo Magetan, Perkuat Infrastruktur Olahraga dan Lahirkan Talenta Balap Jatim Kunjungan Presiden ke Jepang Buka Peluang Kerja Sama Teknologi BPH Migas Pastikan Kelancaran Distribusi BBM ke 3T PLN Dorong Pemerataan Energi Lewat Pembangunan Infrastruktur 3T

Sosial & Budaya

Kasus Anak Meninggal di Sukabumi, Menko PMK: Setiap Anak Harus Terlindungi

badge-check


Kasus Anak Meninggal di Sukabumi, Menko PMK: Setiap Anak Harus Terlindungi Perbesar

Jakarta – Pemerintah menegaskan bahwa peristiwa atas meninggalnya balita Raya di Sukabumi merupakan alarm nasional yang menuntut langkah cepat, terukur, dan koordinasi lintas sektor agar tidak terulang kembali.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno pada Kamis (21/8/2025) mengatakan kasus ini adalah pengingat bagi kita semua bahwa masalah gizi buruk dan penyakit yang bisa dicegah tidak boleh dibiarkan berlarut.

“Dengan memperkuat Posyandu, memperkuat data kesehatan, serta memperkuat pendampingan keluarga rentan, kami berkomitmen memastikan setiap anak Indonesia tumbuh sehat dan terlindungi,” kata Pratikno seperti yang dikutip Jumat (22/8/2025).

Lanjutnya, ia menegaskan pentingnya penguatan data kesehatan, khususnya penyakit zoonosis (penyakit yang ditularkan dari hewan dan unggas) serta pemantauan malnutrisi, agar kasus serupa dapat dicegah sejak dini.

Program pencegahan telah lama berjalan, mulai dari deworming massal sejak 1975 dengan obat cacing gratis, kampanye Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pemeriksaan kesehatan gratis di sekolah dan pesantren, hingga pendampingan bagi anak terlantar dan keluarga rentan.

Namun, kasus Sukabumi ini, Pratikno mengatakan perlunya program tersebut dijalankan lebih aktif, tepat sasaran, dan menyentuh keluarga yang paling membutuhkan.

“Pemerintah berkomitmen memperkuat pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang. Setiap anak Indonesia berhak atas masa depan yang sehat, aman, dan terlindungi,” tegas Pratikno.

Baca Lainnya

Kunjungan Presiden ke Jepang Buka Peluang Kerja Sama Teknologi

30 March 2026 - 03:48 WIB

Pemerintah Dorong PSEL untuk Wujudkan Lingkungan Bersih 2029

30 March 2026 - 03:10 WIB

Gubernur Khofifah Soroti Tingginya Mobilitas 19 Juta Pergerakan Wisatawan Saat Lebaran 2026 di Jawa Timur

30 March 2026 - 02:10 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya