Menu

Dark Mode
Jaga Keterjangkauan Harga Pangan, Gubernur Khofifah Kembali Gelar Pasar Murah di Pulung Ponorogo Gubernur Khofifah: Jawa Timur Adalah Rumah Bersama, Keberagaman Harus Jadi Energi Perkuat Persaudaraan UPT Pembibitan Ternak Batu Berkontribusi pada PAD Jatim, Gubernur Khofifah Dorong Pengembangan hingga 200 Ekor Gubernur Khofifah Buka Ruang Sinergi dengan ICMI Jatim, Dorong Hasil Riset Perguruan Tinggi Berdampak bagi Masyarakat Gubernur Khofifah Salurkan 15.000 Liter Air Bersih ke Karangpatihan, Perkuat Intervensi Krisis Air di Ponorogo PERHUMAS Surabaya Raya Gelar Sharing Session, Bahas Tantangan Humas Membangun Trust di Era Digital

Ekonomi & Bisnis

Kebijakan WFH ASN Resmi Berlaku Seminggu Sekali

badge-check


Kebijakan WFH ASN Resmi Berlaku Seminggu Sekali Perbesar

Jakarta, Petik – Pemerintah menetapkan kebijakan fleksibilitas kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan menerapkan sistem work from home (WFH) setiap hari Jumat. Langkah ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk merespons dinamika global, khususnya dalam efisiensi energi dan penguatan sistem kerja yang lebih adaptif.

Penerapan WFH satu hari dalam sepekan bertujuan mengurangi mobilitas harian ASN, sehingga diharapkan dapat menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM). Kebijakan ini dinilai relevan di tengah tekanan harga energi global yang dipengaruhi kondisi geopolitik internasional.

Selain itu, WFH juga diharapkan mempercepat transformasi digital di lingkungan birokrasi. Dengan memanfaatkan teknologi komunikasi dan sistem kerja daring, ASN tetap dapat menjalankan tugas tanpa harus hadir di kantor, selama tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat.

Namun, pemerintah menegaskan bahwa kebijakan ini tidak berlaku untuk semua sektor. Layanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti kesehatan, keamanan, dan operasional penting lainnya, tetap harus dilakukan secara langsung (luring) agar kualitas pelayanan tetap terjaga.

Untuk sektor swasta, pemerintah hanya memberikan imbauan tanpa kewajiban, agar perusahaan dapat menyesuaikan kebijakan kerja fleksibel sesuai kebutuhan masing-masing.

Di sisi lain, penerapan WFH setiap Jumat juga diperkirakan memberi dampak positif bagi ekonomi domestik. Waktu yang lebih fleksibel berpotensi meningkatkan konsumsi rumah tangga serta mendorong aktivitas ekonomi di beberapa sektor.

Meski demikian, pemerintah akan terus melakukan pengawasan dan evaluasi secara berkala untuk memastikan kebijakan ini tidak menurunkan produktivitas ASN, melainkan justru meningkatkan efisiensi dan kinerja birokrasi.

Dengan demikian, kebijakan WFH setiap Jumat diharapkan mampu menciptakan sistem kerja pemerintahan yang lebih modern, efisien, dan responsif terhadap berbagai tantangan global.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Kembali Hadirkan Pasar Murah, Sediakan 10 Komoditas Pangan Strategis di Mojokerto

20 September 2026 - 04:57 WIB

Pasar Murah Hadir di Desa Kedungdung Sampang, Gubernur Khofifah Pastikan Kebutuhan Pokok Terjangkau

18 September 2026 - 09:51 WIB

Gubernur Khofifah Terima Investor Dubai dan Tiongkok, Bahas Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Bangkalan

14 September 2026 - 01:42 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis