Menu

Dark Mode
Puluhan Ribu Warga Padati Masjid Al-Akbar, Lepas Sambut 1 Muharram 1448 H Bersama Gubernur Khofifah Pemprov Jatim Tegaskan Peserta yang Mengikuti Prosedur Jalan Sehat Telah Menerima Kupon dan Paket Makanan Peringati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Gubernur Khofifah Dorong Budaya Tolong-Menolong sebagai Fondasi Kesalehan Sosial Sambut 1 Muharram 1448 H, Gubernur Khofifah Gelar Jalan Sehat dan Siapkan 20 Ribu Kupon Doorprize untuk Masyarakat Investor Global Berebut Masuk Indonesia, Presiden Dorong Keterbukaan Data untuk Perkuat Kepercayaan Pasar Pemerintah Nilai Program MBG Efektif Tingkatkan Perputaran Ekonomi Melalui UMKM Daerah

Ekonomi & Bisnis

Kebijakan WFH ASN Resmi Berlaku Seminggu Sekali

badge-check


Kebijakan WFH ASN Resmi Berlaku Seminggu Sekali Perbesar

Jakarta, Petik – Pemerintah menetapkan kebijakan fleksibilitas kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan menerapkan sistem work from home (WFH) setiap hari Jumat. Langkah ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk merespons dinamika global, khususnya dalam efisiensi energi dan penguatan sistem kerja yang lebih adaptif.

Penerapan WFH satu hari dalam sepekan bertujuan mengurangi mobilitas harian ASN, sehingga diharapkan dapat menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM). Kebijakan ini dinilai relevan di tengah tekanan harga energi global yang dipengaruhi kondisi geopolitik internasional.

Selain itu, WFH juga diharapkan mempercepat transformasi digital di lingkungan birokrasi. Dengan memanfaatkan teknologi komunikasi dan sistem kerja daring, ASN tetap dapat menjalankan tugas tanpa harus hadir di kantor, selama tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat.

Namun, pemerintah menegaskan bahwa kebijakan ini tidak berlaku untuk semua sektor. Layanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti kesehatan, keamanan, dan operasional penting lainnya, tetap harus dilakukan secara langsung (luring) agar kualitas pelayanan tetap terjaga.

Untuk sektor swasta, pemerintah hanya memberikan imbauan tanpa kewajiban, agar perusahaan dapat menyesuaikan kebijakan kerja fleksibel sesuai kebutuhan masing-masing.

Di sisi lain, penerapan WFH setiap Jumat juga diperkirakan memberi dampak positif bagi ekonomi domestik. Waktu yang lebih fleksibel berpotensi meningkatkan konsumsi rumah tangga serta mendorong aktivitas ekonomi di beberapa sektor.

Meski demikian, pemerintah akan terus melakukan pengawasan dan evaluasi secara berkala untuk memastikan kebijakan ini tidak menurunkan produktivitas ASN, melainkan justru meningkatkan efisiensi dan kinerja birokrasi.

Dengan demikian, kebijakan WFH setiap Jumat diharapkan mampu menciptakan sistem kerja pemerintahan yang lebih modern, efisien, dan responsif terhadap berbagai tantangan global.

Baca Lainnya

Pemerintah Nilai Program MBG Efektif Tingkatkan Perputaran Ekonomi Melalui UMKM Daerah

15 June 2026 - 05:51 WIB

Dari Madiun, Gubernur Khofifah Ajak Kelompok Perhutanan Sosial Percepat Hilirisasi Produk Unggulan

15 June 2026 - 01:41 WIB

Pengawasan Diperketat, Kemenhub Pastikan Armada Penumpang Siap Layani Libur Sekolah 2026

13 June 2026 - 14:01 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis