Menu

Dark Mode
Dari Lamongan, HIKAM Pantura Teguhkan Komitmen Alumni sebagai Penggerak Dakwah dan Agen Kemanfaatan Sosial Hangat dan Penuh Makna, Halal Bihalal IKA Unitomo Jadi Ruang Konsolidasi Alumni untuk Perkuat Jejaring dan Kolaborasi Nasional Halal Bihalal IKA Unitomo 2026 Sukses Digelar, Ratusan Alumni Bersatu Perkuat Sinergi dan Kontribusi Nyata untuk Masyarakat dan Bangsa Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-59 di 2026, Upaya Nyata Jaga Daya Beli di Tengah Gejolak Global Gubernur Khofifah Dorong Kolaborasi Pemprov dan BPN, Percepat Sertifikasi Tanah untuk Cegah Konflik Agraria Satgas PKH Perkuat Pengelolaan SDA dan Penyelamatan Aset

Ekonomi & Bisnis

Kemenhub: Mobil Pribadi Diprediksi Jadi Moda Utama Pemudik 2026

badge-check


Kemenhub: Mobil Pribadi Diprediksi Jadi Moda Utama Pemudik 2026 Perbesar

Jakarta — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkirakan jumlah pergerakan masyarakat pada masa Angkutan Lebaran 2026 mencapai sekitar 143,9 juta orang, atau setara dengan 50,60 persen dari total penduduk Indonesia. Prediksi ini berdasarkan Survei Angkutan Lebaran 2026 yang dilakukan Badan Kebijakan Transportasi Kemenhub sebagai acuan perencanaan layanan angkutan mudik dan arus balik secara nasional. 

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa angka proyeksi tersebut sedikit menurun jika dibandingkan dengan prediksi survei tahun sebelumnya, namun realitas di lapangan kerap menunjukkan tren lonjakan yang lebih tinggi, seperti pergerakan pada Lebaran 2025 yang mencapai lebih dari 154 juta orang meskipun prediksi awal sekitar 146 juta. Oleh karena itu, pemerintah tetap mempersiapkan antisipasi komprehensif untuk menghadapi mobilitas tinggi masyarakat selama periode Idul Fitri. 

Berdasarkan hasil survei, Jawa Barat menjadi provinsi asal terbesar pemudik dengan potensi sekitar 30,97 juta orang, diikuti oleh DKI Jakarta dan Jawa Timur. Sementara itu, tujuan mudik paling banyak diperkirakan menuju Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Untuk moda transportasi, mobil pribadi diperkirakan menjadi pilihan dominan masyarakat. 

Kemenhub menilai prediksi pergerakan yang sangat besar itu menjadi dasar utama untuk mengatur strategi operasional, termasuk penyediaan armada angkutan, rekayasa lalu lintas, dan koordinasi lintas sektor agar arus mudik dan balik berlangsung aman, nyaman, dan tertib bagi seluruh masyarakat. 

📌 Sumber Berita : Infopublik

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-59 di 2026, Upaya Nyata Jaga Daya Beli di Tengah Gejolak Global

11 April 2026 - 07:32 WIB

Pemerintah Perkuat Regulasi dan Pengawasan SDA

11 April 2026 - 00:44 WIB

Tata Kelola Konstruksi Diperbaiki untuk Tingkatkan Kualitas Proyek

11 April 2026 - 00:40 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis