Menu ✖

Dark Mode
Hasil Misi Dagang Makassar Rp5,693 Triliun, Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Tumbuh Bersama Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemprov dan BAZNAS dalam Program Rutilahu Gubernur Khofifah Dorong Investasi Ekologis Lewat Penanaman 8.100 Mangrove Berbuah Rekor MURI Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp1 Juta per Murid dan Tanam 100 Pohon di Kota Probolinggo Gubernur Khofifah Sapa Warga Paciran Lamongan dan Serahkan Bantuan Pangan Gratis di Pasar Murah ke-220 Gubernur Khofifah Hadir Langsung di Pronojiwo Lumajang, Serahkan Santunan dan Bantuan Renovasi Rumah Terdampak Longsor

Ekonomi & Bisnis

Kemenhub: Mobil Pribadi Diprediksi Jadi Moda Utama Pemudik 2026

badge-check


Kemenhub: Mobil Pribadi Diprediksi Jadi Moda Utama Pemudik 2026 Perbesar

Jakarta — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkirakan jumlah pergerakan masyarakat pada masa Angkutan Lebaran 2026 mencapai sekitar 143,9 juta orang, atau setara dengan 50,60 persen dari total penduduk Indonesia. Prediksi ini berdasarkan Survei Angkutan Lebaran 2026 yang dilakukan Badan Kebijakan Transportasi Kemenhub sebagai acuan perencanaan layanan angkutan mudik dan arus balik secara nasional. 

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa angka proyeksi tersebut sedikit menurun jika dibandingkan dengan prediksi survei tahun sebelumnya, namun realitas di lapangan kerap menunjukkan tren lonjakan yang lebih tinggi, seperti pergerakan pada Lebaran 2025 yang mencapai lebih dari 154 juta orang meskipun prediksi awal sekitar 146 juta. Oleh karena itu, pemerintah tetap mempersiapkan antisipasi komprehensif untuk menghadapi mobilitas tinggi masyarakat selama periode Idul Fitri. 

Berdasarkan hasil survei, Jawa Barat menjadi provinsi asal terbesar pemudik dengan potensi sekitar 30,97 juta orang, diikuti oleh DKI Jakarta dan Jawa Timur. Sementara itu, tujuan mudik paling banyak diperkirakan menuju Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Untuk moda transportasi, mobil pribadi diperkirakan menjadi pilihan dominan masyarakat. 

Kemenhub menilai prediksi pergerakan yang sangat besar itu menjadi dasar utama untuk mengatur strategi operasional, termasuk penyediaan armada angkutan, rekayasa lalu lintas, dan koordinasi lintas sektor agar arus mudik dan balik berlangsung aman, nyaman, dan tertib bagi seluruh masyarakat. 

📌 Sumber Berita : Infopublik

Baca Lainnya

Hasil Misi Dagang Makassar Rp5,693 Triliun, Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Tumbuh Bersama

5 November 2026 - 01:50 WIB

Gubernur Khofifah Sapa Warga Paciran Lamongan dan Serahkan Bantuan Pangan Gratis di Pasar Murah ke-220

3 November 2026 - 06:24 WIB

Gelar Pasar Murah ke-218 di Mojoagung, Gubernur Khofifah Ringankan Beban Pengeluaran Warga Jombang

1 November 2026 - 06:49 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis