Menu

Dark Mode
Ibu Yuliati Kukuhkan Kepengurusan Dekranasda Jombang Periode 2025–2030 Hari Radio Sedunia 2026, Gubernur Khofifah Soroti Peran AI dan Integritas Penyiaran Gubernur Khofifah Jajaki Kolaborasi Strategis dengan Swedia di Sektor Transportasi dan Energi BAZNAS Jombang Ikut Semarakkan Tradisi Grebek Apem Lapangan Kerja dan Keberlanjutan Jadi Fokus Ekonomi Hijau Anak di Ruang Siber Perlu Dukungan Generasi Muda

Ekonomi & Bisnis

Kemenhub Perkuat Diplomasi Transportasi Udara untuk Tingkatkan Daya Saing Global

badge-check


Kemenhub Perkuat Diplomasi Transportasi Udara untuk Tingkatkan Daya Saing Global Perbesar

Denpasar — Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Achmad Setiyo Prabowo menegaskan pentingnya memperkuat diplomasi dan kerja sama internasional dalam sektor penerbangan sipil. Hal itu disampaikannya saat membuka secara daring Workshop Teknis Diplomasi dan Kerja Sama Luar Negeri Tahun 2025 yang berlangsung pada 5–6 November 2025 di Denpasar, Bali.

 

Dalam sambutannya, Achmad Setiyo menyampaikan bahwa sektor perhubungan udara merupakan sektor strategis yang berperan besar dalam memperkuat konektivitas nasional dan internasional. Di tengah dinamika globalisasi, diplomasi di bidang transportasi udara menjadi instrumen penting untuk menjaga kepentingan nasional sekaligus meningkatkan daya saing penerbangan Indonesia di tingkat dunia. “Diplomasi di bidang transportasi udara tidak hanya berkaitan dengan aspek politik luar negeri, tetapi juga menyentuh kepentingan ekonomi, keselamatan penerbangan, serta penguatan kapasitas nasional. Melalui berbagai perjanjian bilateral, regional, dan multilateral, Indonesia berupaya membangun kepercayaan, membuka akses pasar dan peluang investasi, serta memastikan penerbangan nasional dapat beroperasi secara aman, selamat, dan kompetitif di tingkat global,” jelas Achmad Setiyo.

 

Ia menambahkan, peningkatan kemampuan sumber daya manusia (SDM) dalam diplomasi menjadi kunci keberhasilan Indonesia dalam memperjuangkan kepentingan nasional di forum internasional. “Diplomasi yang efektif bukan hanya soal kemampuan berbicara di meja perundingan, tetapi juga tentang memahami kepentingan nasional, membangun jejaring, dan menjaga citra Indonesia di mata dunia,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, Achmad Setiyo menekankan bahwa kemampuan negosiasi dan diplomasi perlu terus dikembangkan oleh aparatur di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud). Melalui kerja sama internasional yang kuat, Indonesia dapat memperluas jaringan kerja sama penerbangan, membuka peluang investasi baru, serta memperkuat peran strategisnya di bidang penerbangan sipil dunia. “Melalui kerja sama internasional, kita dapat membangun kepercayaan, membuka peluang investasi, serta memperkuat posisi Indonesia di dunia penerbangan global,” imbuhnya.

 

Workshop Teknis Diplomasi dan Kerja Sama Luar Negeri 2025 menghadirkan narasumber dari Kementerian Luar Negeri yang berbagi pengalaman mengenai strategi diplomasi dan praktik kerja sama antarnegara di sektor penerbangan.

 

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I–X, direktorat teknis, balai dan bagian di lingkungan Ditjen Hubud, serta sejumlah Unit Penyelenggara Bandar Udara.

 

Ditjen Hubud berkomitmen untuk terus memperkuat kapasitas pegawai dalam menghadapi tantangan global dan memperluas jejaring diplomasi di bidang penerbangan. “Saya berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memperluas wawasan mengenai dinamika hubungan internasional di sektor penerbangan sipil dan mempraktikkan simulasi yang disampaikan narasumber,” tutur Achmad Setiyo.

 

Workshop ini menjadi bagian dari strategi Kementerian Perhubungan dalam memperkuat diplomasi transportasi udara dan memastikan posisi Indonesia semakin kuat di forum penerbangan internasional.

Melalui peningkatan kapasitas SDM dan penguatan kerja sama luar negeri, Ditjen Hubud menegaskan komitmennya untuk mewujudkan transportasi udara nasional yang aman, kompetitif, dan berkelas dunia.

Baca Lainnya

Ekspor Gula Aren Pacitan Perkuat Ekonomi Desa

13 February 2026 - 03:50 WIB

Serapan Beras Naik Signifikan, Stok Nasional Semakin Aman

13 February 2026 - 03:13 WIB

ATR/BPN Perkuat Koordinasi untuk Percepat Penanganan Aduan

13 February 2026 - 02:48 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis