Menu

Dark Mode
Dari Lamongan, HIKAM Pantura Teguhkan Komitmen Alumni sebagai Penggerak Dakwah dan Agen Kemanfaatan Sosial Hangat dan Penuh Makna, Halal Bihalal IKA Unitomo Jadi Ruang Konsolidasi Alumni untuk Perkuat Jejaring dan Kolaborasi Nasional Halal Bihalal IKA Unitomo 2026 Sukses Digelar, Ratusan Alumni Bersatu Perkuat Sinergi dan Kontribusi Nyata untuk Masyarakat dan Bangsa Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-59 di 2026, Upaya Nyata Jaga Daya Beli di Tengah Gejolak Global Gubernur Khofifah Dorong Kolaborasi Pemprov dan BPN, Percepat Sertifikasi Tanah untuk Cegah Konflik Agraria Satgas PKH Perkuat Pengelolaan SDA dan Penyelamatan Aset

Ekonomi & Bisnis

Kolaborasi Jadi Kunci Keberhasilan Program MBG

badge-check


Kolaborasi Jadi Kunci Keberhasilan Program MBG Perbesar

Jakarta — Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor untuk memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan optimal dan memberikan dampak luas bagi masyarakat.

Menko Pangan menegaskan bahwa program MBG bukan hanya tanggung jawab satu kementerian atau lembaga, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, kementerian terkait, hingga pelaku usaha dan masyarakat. Pendekatan kolaboratif dinilai menjadi kunci dalam mempercepat implementasi program secara menyeluruh.

Program MBG yang telah berjalan di berbagai daerah menunjukkan capaian yang signifikan, dengan jutaan penerima manfaat di seluruh Indonesia. Namun demikian, pemerintah menilai masih diperlukan penguatan koordinasi, terutama dalam aspek distribusi, pengawasan, serta pemenuhan standar gizi dan keamanan pangan.

Selain itu, kolaborasi juga penting dalam memastikan ketersediaan bahan pangan yang berkualitas. Program MBG diharapkan mampu menyerap hasil produksi petani, peternak, serta pelaku usaha lokal, sehingga memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat. 

Pemerintah juga terus memperkuat tata kelola program melalui pengawasan terhadap satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG), termasuk penegakan standar operasional serta evaluasi berkala terhadap pelaksanaan di lapangan.

Menko Pangan menekankan bahwa keberhasilan program MBG tidak hanya diukur dari jumlah penerima, tetapi juga dari kualitas pelaksanaan dan dampaknya terhadap peningkatan gizi masyarakat. Oleh karena itu, sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan harus terus diperkuat. 

Dengan kolaborasi yang solid, pemerintah optimistis program MBG dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan, sekaligus menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan generasi sehat dan mendukung pembangunan nasional jangka panjang.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-59 di 2026, Upaya Nyata Jaga Daya Beli di Tengah Gejolak Global

11 April 2026 - 07:32 WIB

Pemerintah Perkuat Regulasi dan Pengawasan SDA

11 April 2026 - 00:44 WIB

Tata Kelola Konstruksi Diperbaiki untuk Tingkatkan Kualitas Proyek

11 April 2026 - 00:40 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis