Menu

Dark Mode
Jejaring Alumni UNAIR Jadi Jembatan Kolaborasi Jatim–Kaltara, Gubernur Khofifah Buka Peluang Pendidikan hingga Peternakan Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Hidup Aktif, Perkuat Pembinaan Atlet dan Olahraga Inklusif di Jatim Maulidurrasul dan Harlah Ke-80 Muslimat NU, Gubernur Khofifah Serukan Penguatan Peran Perempuan untuk Perdamaian Dunia Tujuh Kali Misi Dagang Sepanjang 2026, Gubernur Khofifah Kembali Catat Transaksi Fantastis Rp2,5 Triliun Gubernur Khofifah Pastikan Tambahan Modal Rp100 Miliar Perkuat Peran Jamkrida Buka Akses Pembiayaan bagi UMKM Gubernur Khofifah Dorong Ketahanan Pangan di Tengah Kemarau, Harga Bahan Pokok di Lumbang Dipangkas

Ekonomi & Bisnis

Kolaborasi Regional ASEAN Jadi Kunci Kemenhub Tingkatkan Keselamatan Penerbangan

badge-check


Kolaborasi Regional ASEAN Jadi Kunci Kemenhub Tingkatkan Keselamatan Penerbangan Perbesar

Jakarta, Petik — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkuat kerja sama dengan negara-negara ASEAN untuk meningkatkan keselamatan penerbangan melalui pertukaran data regional.

Langkah ini bertujuan membangun sistem keselamatan penerbangan yang lebih terintegrasi di kawasan Asia Tenggara, seiring meningkatnya mobilitas penerbangan lintas negara. Pertukaran data dinilai penting untuk mengidentifikasi potensi risiko, menganalisis tren keselamatan, serta merumuskan langkah mitigasi secara lebih efektif.

Kemenhub menekankan bahwa kolaborasi regional menjadi kunci dalam menghadapi kompleksitas tantangan keselamatan penerbangan. Melalui berbagi informasi dan praktik terbaik, standar keselamatan antarnegara diharapkan dapat semakin selaras dengan ketentuan internasional.

Upaya ini juga sejalan dengan kebijakan nasional yang mengedepankan pengelolaan keselamatan berbasis data. Pemerintah terus memperkuat sistem manajemen keselamatan untuk mendukung identifikasi risiko, evaluasi kinerja, serta perbaikan berkelanjutan secara sistematis.

Selain itu, kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas sumber daya manusia serta mendukung pengambilan kebijakan yang lebih akurat. Pendekatan berbasis data memungkinkan respons yang lebih cepat dan tepat dalam menjaga keselamatan penerbangan.

Melalui sinergi dengan negara-negara ASEAN, Indonesia optimistis dapat berkontribusi dalam menciptakan sistem penerbangan regional yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi kawasan sebagai pusat konektivitas global.

Baca Lainnya

Tujuh Kali Misi Dagang Sepanjang 2026, Gubernur Khofifah Kembali Catat Transaksi Fantastis Rp2,5 Triliun

8 September 2026 - 12:26 WIB

Gubernur Khofifah Pastikan Tambahan Modal Rp100 Miliar Perkuat Peran Jamkrida Buka Akses Pembiayaan bagi UMKM

8 September 2026 - 07:02 WIB

Jangkau 118 Titik di Jatim, Gubernur Khofifah Konsisten Jaga Daya Beli dan Ketahanan Pangan Masyarakat

6 September 2026 - 08:27 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis