Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Apresiasi Mega Science Center Jatim Park, Hadirkan Ruang Belajar Interaktif Berbasis AI dan STEM Dari Takziah hingga Pendampingan Pendidikan, Gubernur Khofifah Pastikan Keluarga Korban KM Virgo Mendapat Dukungan Gubernur Khofifah: Transportasi Publik Hubungkan Masyarakat dengan Peluang, Trans Jatim Digratiskan Saat Harhubnas Gubernur Khofifah Apresiasi Perjalanan SBY dari Pengabdian hingga Berkarya melalui Seni Lukis untuk Indonesia Gubernur Khofifah dan Unhan RI Perkuat Kerja Sama, Sinergikan Sains, Ketahanan Pangan, dan Mitigasi Bencana Gubernur Khofifah Usulkan Penguatan Kebijakan LP2B, Pastikan Ketahanan Pangan dan Industrialisasi Berjalan Beriringan

Ekonomi & Bisnis

Menag Nilai Transformasi STABN Raden Wijaya Strategis untuk Pendidikan Keagamaan

badge-check


Menag Nilai Transformasi STABN Raden Wijaya Strategis untuk Pendidikan Keagamaan Perbesar

 

Jakarta — Menteri Agama Republik Indonesia menyatakan dukungannya terhadap rencana transformasi Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN) Raden Wijaya menjadi institut. Perubahan status kelembagaan tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat pengembangan pendidikan tinggi keagamaan Buddha yang adaptif, kompetitif, dan relevan dengan tantangan zaman.

Menurut Menteri Agama, peningkatan status dari sekolah tinggi menjadi institut akan membuka ruang pengembangan akademik yang lebih luas, baik dalam perluasan program studi, penguatan riset, maupun peningkatan pengabdian kepada masyarakat. Dengan status institut, STABN Raden Wijaya diharapkan mampu berkontribusi lebih besar dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang berdaya saing nasional hingga global.

Menag menegaskan bahwa transformasi kelembagaan tidak boleh dimaknai sebatas perubahan nama, tetapi harus diiringi peningkatan kualitas tata kelola, penguatan kurikulum, serta kesiapan sumber daya manusia. Ia juga menekankan pentingnya komitmen sivitas akademika dalam menjaga mutu pendidikan serta menanamkan nilai-nilai moderasi beragama.

Lebih lanjut, Menag menyampaikan bahwa Kementerian Agama berkomitmen mendukung penguatan pendidikan keagamaan lintas agama secara adil dan proporsional. Transformasi STABN Raden Wijaya dinilai sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam memperluas akses dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi keagamaan di Indonesia.

Ia juga mendorong agar pengembangan institut ke depan mampu menjawab kebutuhan sosial masyarakat serta berperan aktif dalam pembangunan nasional melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Sementara itu, pihak STABN Raden Wijaya menyambut positif dukungan tersebut dan menyatakan kesiapan untuk memenuhi seluruh persyaratan administratif, akademik, dan kelembagaan yang diperlukan dalam proses transformasi. Perubahan status ini diharapkan memperkuat posisi STABN Raden Wijaya sebagai pusat pengembangan pendidikan Buddha yang unggul dan berkelanjutan.

Sumber: InfoPublik.id

 

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Terima Investor Dubai dan Tiongkok, Bahas Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Bangkalan

14 September 2026 - 01:42 WIB

Gubernur Khofifah Paparkan Proyeksi Pendapatan Jatim Rp26,4 Triliun, Dorong Penguatan Fiskal dan Digitalisasi Pajak

13 September 2026 - 10:00 WIB

Tujuh Kali Misi Dagang Sepanjang 2026, Gubernur Khofifah Kembali Catat Transaksi Fantastis Rp2,5 Triliun

8 September 2026 - 12:26 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis