Menu ✖

Dark Mode
Kirim 505 Sekolah Terbanyak, Jatim Disabet Penghargaan ImagiNation 2026 dan Dipuji Gubernur Khofifah Siapkan Rp600 Miliar Mulai 2027, Gubernur Khofifah Tekankan Efisiensi Budget Pilgub Jatim Gubernur Khofifah Puji Keberanian Pesepeda Ride for Palestine Bawa Pesan Perdamaian ke Jakarta Gubernur Khofifah Sediakan Pangan Murah di Desa Jatiadi demi Jaga Daya Beli Warga Hasil Misi Dagang Makassar Rp5,693 Triliun, Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Tumbuh Bersama Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemprov dan BAZNAS dalam Program Rutilahu

Ekonomi & Bisnis

Menag Nilai Transformasi STABN Raden Wijaya Strategis untuk Pendidikan Keagamaan

badge-check


Menag Nilai Transformasi STABN Raden Wijaya Strategis untuk Pendidikan Keagamaan Perbesar

 

Jakarta — Menteri Agama Republik Indonesia menyatakan dukungannya terhadap rencana transformasi Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN) Raden Wijaya menjadi institut. Perubahan status kelembagaan tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat pengembangan pendidikan tinggi keagamaan Buddha yang adaptif, kompetitif, dan relevan dengan tantangan zaman.

Menurut Menteri Agama, peningkatan status dari sekolah tinggi menjadi institut akan membuka ruang pengembangan akademik yang lebih luas, baik dalam perluasan program studi, penguatan riset, maupun peningkatan pengabdian kepada masyarakat. Dengan status institut, STABN Raden Wijaya diharapkan mampu berkontribusi lebih besar dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang berdaya saing nasional hingga global.

Menag menegaskan bahwa transformasi kelembagaan tidak boleh dimaknai sebatas perubahan nama, tetapi harus diiringi peningkatan kualitas tata kelola, penguatan kurikulum, serta kesiapan sumber daya manusia. Ia juga menekankan pentingnya komitmen sivitas akademika dalam menjaga mutu pendidikan serta menanamkan nilai-nilai moderasi beragama.

Lebih lanjut, Menag menyampaikan bahwa Kementerian Agama berkomitmen mendukung penguatan pendidikan keagamaan lintas agama secara adil dan proporsional. Transformasi STABN Raden Wijaya dinilai sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam memperluas akses dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi keagamaan di Indonesia.

Ia juga mendorong agar pengembangan institut ke depan mampu menjawab kebutuhan sosial masyarakat serta berperan aktif dalam pembangunan nasional melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Sementara itu, pihak STABN Raden Wijaya menyambut positif dukungan tersebut dan menyatakan kesiapan untuk memenuhi seluruh persyaratan administratif, akademik, dan kelembagaan yang diperlukan dalam proses transformasi. Perubahan status ini diharapkan memperkuat posisi STABN Raden Wijaya sebagai pusat pengembangan pendidikan Buddha yang unggul dan berkelanjutan.

Sumber: InfoPublik.id

 

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Sediakan Pangan Murah di Desa Jatiadi demi Jaga Daya Beli Warga

5 November 2026 - 11:42 WIB

Hasil Misi Dagang Makassar Rp5,693 Triliun, Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Tumbuh Bersama

5 November 2026 - 01:50 WIB

Gubernur Khofifah Sapa Warga Paciran Lamongan dan Serahkan Bantuan Pangan Gratis di Pasar Murah ke-220

3 November 2026 - 06:24 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis