Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Ingatkan Siswa Tidak Takut Melapor Jika Mengalami Kekerasan, Perundungan, maupun Kekerasan di Ruang Digital Gubernur Khofifah Sebut Majelis Sholawat Menjadi Ruang Memperkuat Ukhuwah, Kepedulian Sosial, dan Ikhtiar Batin Membangun Jawa Timur Khofifah Sebut Muslimat NU Berpotensi Menjadi Kekuatan Dakwah Digital Terbesar dengan Jejaring hingga Tingkat Desa Terima Peserta ADEM Papua 2026, Gubernur Khofifah Perkuat Komitmen Jawa Timur Membangun SDM Indonesia dari Sabang hingga Papua Sebanyak 2.436 Atlet Ramaikan Kejurnas Sepatu Roda Jatim Open I, Gubernur Khofifah Tekankan Sportivitas dan Pembinaan Berkelanjutan Gubernur Khofifah Apresiasi Penghargaan IDEAS 2026, Tegaskan Komunikasi Publik Harus Membangun Kepercayaan dan Partisipasi Masyarakat

Ekonomi & Bisnis

Menag Nilai Transformasi STABN Raden Wijaya Strategis untuk Pendidikan Keagamaan

badge-check


Menag Nilai Transformasi STABN Raden Wijaya Strategis untuk Pendidikan Keagamaan Perbesar

 

Jakarta — Menteri Agama Republik Indonesia menyatakan dukungannya terhadap rencana transformasi Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN) Raden Wijaya menjadi institut. Perubahan status kelembagaan tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat pengembangan pendidikan tinggi keagamaan Buddha yang adaptif, kompetitif, dan relevan dengan tantangan zaman.

Menurut Menteri Agama, peningkatan status dari sekolah tinggi menjadi institut akan membuka ruang pengembangan akademik yang lebih luas, baik dalam perluasan program studi, penguatan riset, maupun peningkatan pengabdian kepada masyarakat. Dengan status institut, STABN Raden Wijaya diharapkan mampu berkontribusi lebih besar dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang berdaya saing nasional hingga global.

Menag menegaskan bahwa transformasi kelembagaan tidak boleh dimaknai sebatas perubahan nama, tetapi harus diiringi peningkatan kualitas tata kelola, penguatan kurikulum, serta kesiapan sumber daya manusia. Ia juga menekankan pentingnya komitmen sivitas akademika dalam menjaga mutu pendidikan serta menanamkan nilai-nilai moderasi beragama.

Lebih lanjut, Menag menyampaikan bahwa Kementerian Agama berkomitmen mendukung penguatan pendidikan keagamaan lintas agama secara adil dan proporsional. Transformasi STABN Raden Wijaya dinilai sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam memperluas akses dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi keagamaan di Indonesia.

Ia juga mendorong agar pengembangan institut ke depan mampu menjawab kebutuhan sosial masyarakat serta berperan aktif dalam pembangunan nasional melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Sementara itu, pihak STABN Raden Wijaya menyambut positif dukungan tersebut dan menyatakan kesiapan untuk memenuhi seluruh persyaratan administratif, akademik, dan kelembagaan yang diperlukan dalam proses transformasi. Perubahan status ini diharapkan memperkuat posisi STABN Raden Wijaya sebagai pusat pengembangan pendidikan Buddha yang unggul dan berkelanjutan.

Sumber: InfoPublik.id

 

Baca Lainnya

Dampingi Wapres Gibran, Gubernur Khofifah Nilai Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi Mampu Tingkatkan Kenyamanan Pedagang dan Pembeli

10 July 2026 - 07:11 WIB

Hadiri Peluncuran B50 Bersama Presiden Prabowo, Gubernur Khofifah Pastikan Jawa Timur Siap Menjadi Penggerak Transisi Energi Nasional

9 July 2026 - 12:26 WIB

Dipimpin Gubernur Khofifah, Misi Dagang Jatim–Riau Catat Rekor Transaksi Rp1,06 Triliun dan Perkuat Rantai Pasok Nasional

8 July 2026 - 12:17 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis