Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah: Ketahanan Pangan Bukan Isu Sederhana, Integrasi Matra TNI Jadi Kunci Kedaulatan Nasional Gubernur Khofifah Nilai SMKN 1 Buduran Jadi Role Model Nasional Pendidikan Vokasi Berbasis Industri KONI Pusat Nilai Lari Trail Berpotensi Berprestasi Global Layanan Peserta PBI JKN Tetap Berjalan Selama Tiga Bulan KKN Pertanahan Perkuat Kompetensi Mahasiswa di Bidang Agraria Presiden Dorong Profesionalisme TNI–Polri di Rapim 2026

Politik & Pemerintahan

Menhub Dudy Percepat Peningkatan Akses Jalan Menuju Pelabuhan Patimban

badge-check


Menhub Dudy Percepat Peningkatan Akses Jalan Menuju Pelabuhan Patimban Perbesar

Purwakarta – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan komitmennya untuk mempercepat peningkatan akses jalan menuju Pelabuhan Patimban, Jawa Barat. Upaya ini menjadi bagian penting dari strategi nasional memperkuat konektivitas logistik serta pemerataan pembangunan sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya poin tentang penguatan daya saing industri dan infrastruktur strategis nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Menhub Dudy dalam pertemuannya dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Purwakarta, Rabu (15/10/2025). Keduanya membahas langkah percepatan pembangunan infrastruktur pendukung pelabuhan, termasuk jalur penghubung dari kawasan industri dan sumber material (quarry).

“Pembangunan dan pengoperasian Pelabuhan Patimban harus didukung oleh infrastruktur jalan yang memadai dan terintegrasi. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan stakeholder terkait menjadi sangat penting,” ujar Menhub Dudy sebagaimana siaran resminya yang diterima InfoPublik.

Menhub menekankan bahwa sinergi lintas sektor dibutuhkan agar penataan dan peningkatan akses jalan tidak bersifat parsial, melainkan saling mendukung dalam satu rencana terpadu.

“Kita ingin memastikan pembangunan Patimban berjalan efisien dan berdampak langsung bagi masyarakat serta pelaku industri. Dengan kerja sama yang solid, konektivitas logistik nasional dapat semakin kuat,” tambahnya.

Selain aspek konstruksi, pertemuan juga membahas penataan jalur angkutan material serta pengawasan terhadap kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) yang kerap melintas menuju kawasan pelabuhan.

“Menjaga kondisi jalan agar tetap baik dan aman adalah bagian penting dari keberlanjutan infrastruktur. Pengendalian kendaraan ODOL harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan kesiapan pemerintah provinsi untuk memperkuat sinergi lintas wilayah dan mempercepat koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota serta pihak swasta.

“Pemprov Jabar berkomitmen mendukung percepatan infrastruktur penunjang Patimban. Kami akan berkoordinasi dengan daerah sekitar dan pelaku usaha agar akses menuju pelabuhan dapat dimanfaatkan secara optimal,” ungkapnya.

Pelabuhan Patimban merupakan salah satu proyek strategis nasional yang dirancang menjadi simpul utama konektivitas logistik Indonesia bagian barat. Akses jalan yang terintegrasi diharapkan mampu menekan biaya logistik, mempercepat arus barang, serta mendukung pertumbuhan industri otomotif dan ekspor nasional.

Inisiatif percepatan akses Patimban sejalan dengan agenda Asta-Cita poin kelima, yakni memperkuat ketahanan ekonomi nasional berbasis kemandirian industri dan konektivitas antarwilayah. Program ini juga mendukung target pembangunan infrastruktur yang inklusif, modern, dan berdaya saing global.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Direktur Jenderal Bina Marga Roy Rizali Anwar dan Direktur Utama Jasa Marga Rivan Achmad Purwanto. Pertemuan ini menjadi langkah konkret kolaborasi lintas pemerintah dalam mendukung operasional dan pengembangan Pelabuhan Patimban sebagai motor penggerak ekonomi kawasan dan pendorong pertumbuhan nasional.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah: Ketahanan Pangan Bukan Isu Sederhana, Integrasi Matra TNI Jadi Kunci Kedaulatan Nasional

10 February 2026 - 10:41 WIB

Presiden Dorong Profesionalisme TNI–Polri di Rapim 2026

10 February 2026 - 03:26 WIB

Hakim Diminta Jaga Integritas dan Independensi

10 February 2026 - 03:17 WIB

Berita Populer di Politik & Pemerintahan