Jakarta, Petik – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mendorong optimalisasi pemanfaatan teknologi untuk melindungi anak sekaligus memperkuat pengembangan talenta digital nasional. Langkah ini dinilai krusial di tengah pesatnya transformasi digital yang memengaruhi kehidupan generasi muda.
Menko PMK menegaskan bahwa teknologi harus dimanfaatkan sebagai sarana yang aman dan produktif bagi anak. Karena itu, diperlukan penguatan regulasi, peningkatan pengawasan, serta literasi digital guna mencegah berbagai risiko di ruang siber, seperti paparan konten negatif, perundungan daring, hingga ancaman terhadap keamanan data.
Di sisi lain, Pratikno juga menekankan pentingnya menyiapkan generasi muda sebagai talenta digital yang kompeten dan berdaya saing. Penguatan keterampilan digital, kreativitas, dan pemahaman teknologi menjadi langkah strategis agar anak-anak Indonesia mampu beradaptasi serta berkontribusi dalam ekosistem ekonomi digital.
Ia menilai kolaborasi lintas kementerian, lembaga, sektor swasta, dan masyarakat menjadi kunci dalam membangun ekosistem digital yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak. Selain itu, peran pendidikan serta pendampingan orang tua perlu diperkuat agar penggunaan teknologi dapat diarahkan secara positif.
Dengan pendekatan yang seimbang antara perlindungan dan pemberdayaan, Menko PMK optimistis teknologi dapat menjadi instrumen strategis dalam membentuk generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan, tanpa meninggalkan nilai-nilai sosial dan kemanusiaan.



















