Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Ingatkan Siswa Tidak Takut Melapor Jika Mengalami Kekerasan, Perundungan, maupun Kekerasan di Ruang Digital Gubernur Khofifah Sebut Majelis Sholawat Menjadi Ruang Memperkuat Ukhuwah, Kepedulian Sosial, dan Ikhtiar Batin Membangun Jawa Timur Khofifah Sebut Muslimat NU Berpotensi Menjadi Kekuatan Dakwah Digital Terbesar dengan Jejaring hingga Tingkat Desa Terima Peserta ADEM Papua 2026, Gubernur Khofifah Perkuat Komitmen Jawa Timur Membangun SDM Indonesia dari Sabang hingga Papua Sebanyak 2.436 Atlet Ramaikan Kejurnas Sepatu Roda Jatim Open I, Gubernur Khofifah Tekankan Sportivitas dan Pembinaan Berkelanjutan Gubernur Khofifah Apresiasi Penghargaan IDEAS 2026, Tegaskan Komunikasi Publik Harus Membangun Kepercayaan dan Partisipasi Masyarakat

Uncategorized

Menkomdigi Ajak Gen Z Waspadai Pengaruh Algoritma dalam Menjaga Kualitas Demokrasi Digital

badge-check


Menkomdigi Ajak Gen Z Waspadai Pengaruh Algoritma dalam Menjaga Kualitas Demokrasi Digital Perbesar

Jakarta, Petik – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengingatkan generasi muda, khususnya Generasi Z (Gen Z), agar lebih kritis dalam menyikapi informasi yang beredar di ruang digital. Menurutnya, algoritma media sosial dapat menciptakan ilusi seolah-olah suatu opini atau pandangan merupakan suara mayoritas, padahal kenyataannya belum tentu demikian.

Dalam era digital yang semakin berkembang, algoritma berperan besar dalam menentukan informasi yang muncul di beranda pengguna. Kondisi ini dapat membuat seseorang hanya terpapar pada informasi yang sejalan dengan pandangannya, sehingga membentuk ruang gema atau echo chamber yang berpotensi mempersempit perspektif terhadap suatu isu.

Menkomdigi menegaskan bahwa demokrasi yang sehat membutuhkan masyarakat yang mampu berpikir kritis dan tidak mudah terpengaruh oleh arus informasi yang belum tentu akurat. Karena itu, generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga mampu melakukan verifikasi terhadap berbagai konten yang mereka temui di media sosial.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk mewaspadai penyebaran hoaks, provokasi, serta manipulasi informasi yang dapat memperkeruh suasana di ruang digital. Pemerintah menilai kebebasan berpendapat merupakan bagian penting dari demokrasi, namun pengguna internet tetap perlu mengedepankan etika, tanggung jawab, dan literasi digital dalam menyampaikan maupun menerima informasi.

Melalui peningkatan literasi digital, Gen Z diharapkan mampu menjadi generasi yang cerdas dalam memanfaatkan teknologi, tidak mudah terjebak dalam bias algoritma, serta berkontribusi dalam menciptakan ekosistem digital yang sehat, inklusif, dan mendukung kehidupan demokrasi yang berkualitas.

Sumber : InfoPublik.id

Baca Lainnya

DPR Setujui Pagu Indikatif Kementerian PU 2027, Prioritaskan Infrastruktur yang Langsung Menyentuh Masyarakat

20 June 2026 - 00:31 WIB

Pemerintah Perkuat Transparansi dan Integritas Pasar Modal untuk Tingkatkan Kepercayaan Investor

20 June 2026 - 00:29 WIB

Pemerintah Dorong Pengembangan SISKA untuk Tingkatkan Produksi Protein Hewani Nasional

20 June 2026 - 00:28 WIB

Berita Populer di Uncategorized