Menu

Dark Mode
Jejaring Alumni UNAIR Jadi Jembatan Kolaborasi Jatim–Kaltara, Gubernur Khofifah Buka Peluang Pendidikan hingga Peternakan Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Hidup Aktif, Perkuat Pembinaan Atlet dan Olahraga Inklusif di Jatim Maulidurrasul dan Harlah Ke-80 Muslimat NU, Gubernur Khofifah Serukan Penguatan Peran Perempuan untuk Perdamaian Dunia Tujuh Kali Misi Dagang Sepanjang 2026, Gubernur Khofifah Kembali Catat Transaksi Fantastis Rp2,5 Triliun Gubernur Khofifah Pastikan Tambahan Modal Rp100 Miliar Perkuat Peran Jamkrida Buka Akses Pembiayaan bagi UMKM Gubernur Khofifah Dorong Ketahanan Pangan di Tengah Kemarau, Harga Bahan Pokok di Lumbang Dipangkas

Ekonomi & Bisnis

Pemerintah Kirim Beras Premium RI ke Tanah Suci pada Musim Haji 2026

badge-check


Pemerintah Kirim Beras Premium RI ke Tanah Suci pada Musim Haji 2026 Perbesar

Jakarta, Petik — Pemerintah Republik Indonesia melalui Perum BULOG mulai mengirimkan 2.280 ton beras premium produksi dalam negeri ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jamaah haji Indonesia pada musim haji 2026. Pengiriman dilakukan secara bertahap dan ditandai dengan pelepasan kontainer ekspor dari Gudang BULOG Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Langkah ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan swasembada pangan Indonesia. Tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan domestik, Indonesia kini mulai menunjukkan kemampuan mengekspor beras berkualitas tinggi ke pasar internasional.

Beras yang dikirim merupakan produk premium bermerek BeFood Nusantara, yang berasal dari gabah segar hasil serapan petani dalam negeri. Beras tersebut diproses menggunakan fasilitas Rice Milling Unit (RMU) modern yang telah memenuhi standar ekspor internasional.

Produk ini juga telah melalui pengujian laboratorium dengan standar mutu ketat, termasuk menjaga kadar air dan tingkat pecahan maksimal 5 persen, serta telah mengantongi sertifikasi halal.

Pemerintah juga mendapat dukungan dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi yang mewajibkan seluruh dapur penyedia konsumsi jamaah haji Indonesia di Mekkah dan Madinah menggunakan beras produksi nasional tersebut pada musim haji 2026.

Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa pengiriman beras ini tidak hanya sekadar aktivitas perdagangan, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan nasional serta bukti kemandirian pangan Indonesia.

“Ekspor ini menunjukkan bahwa beras Indonesia memiliki kualitas yang mampu bersaing di pasar global,” ujarnya.

Meski dikirim ke luar negeri, pemerintah memastikan ekspor tersebut tidak akan mengganggu pasokan beras dalam negeri. Saat ini, Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) disebut masih berada dalam kondisi aman dan terkendali.

Selain memenuhi kebutuhan konsumsi jamaah haji, pengiriman beras premium ini juga menjadi bagian dari diplomasi pangan Indonesia di tingkat internasional. Pemerintah berharap langkah awal ini dapat membuka peluang ekspor beras nasional ke pasar yang lebih luas di masa mendatang.

📌 Sumber Berita : Infopublik.id

Baca Lainnya

Tujuh Kali Misi Dagang Sepanjang 2026, Gubernur Khofifah Kembali Catat Transaksi Fantastis Rp2,5 Triliun

8 September 2026 - 12:26 WIB

Gubernur Khofifah Pastikan Tambahan Modal Rp100 Miliar Perkuat Peran Jamkrida Buka Akses Pembiayaan bagi UMKM

8 September 2026 - 07:02 WIB

Jangkau 118 Titik di Jatim, Gubernur Khofifah Konsisten Jaga Daya Beli dan Ketahanan Pangan Masyarakat

6 September 2026 - 08:27 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis