Menu

Dark Mode
Dari Lamongan, HIKAM Pantura Teguhkan Komitmen Alumni sebagai Penggerak Dakwah dan Agen Kemanfaatan Sosial Hangat dan Penuh Makna, Halal Bihalal IKA Unitomo Jadi Ruang Konsolidasi Alumni untuk Perkuat Jejaring dan Kolaborasi Nasional Halal Bihalal IKA Unitomo 2026 Sukses Digelar, Ratusan Alumni Bersatu Perkuat Sinergi dan Kontribusi Nyata untuk Masyarakat dan Bangsa Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-59 di 2026, Upaya Nyata Jaga Daya Beli di Tengah Gejolak Global Gubernur Khofifah Dorong Kolaborasi Pemprov dan BPN, Percepat Sertifikasi Tanah untuk Cegah Konflik Agraria Satgas PKH Perkuat Pengelolaan SDA dan Penyelamatan Aset

Ekonomi & Bisnis

Pemerintah Kirim Beras Premium RI ke Tanah Suci pada Musim Haji 2026

badge-check


Pemerintah Kirim Beras Premium RI ke Tanah Suci pada Musim Haji 2026 Perbesar

Jakarta, Petik — Pemerintah Republik Indonesia melalui Perum BULOG mulai mengirimkan 2.280 ton beras premium produksi dalam negeri ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jamaah haji Indonesia pada musim haji 2026. Pengiriman dilakukan secara bertahap dan ditandai dengan pelepasan kontainer ekspor dari Gudang BULOG Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Langkah ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan swasembada pangan Indonesia. Tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan domestik, Indonesia kini mulai menunjukkan kemampuan mengekspor beras berkualitas tinggi ke pasar internasional.

Beras yang dikirim merupakan produk premium bermerek BeFood Nusantara, yang berasal dari gabah segar hasil serapan petani dalam negeri. Beras tersebut diproses menggunakan fasilitas Rice Milling Unit (RMU) modern yang telah memenuhi standar ekspor internasional.

Produk ini juga telah melalui pengujian laboratorium dengan standar mutu ketat, termasuk menjaga kadar air dan tingkat pecahan maksimal 5 persen, serta telah mengantongi sertifikasi halal.

Pemerintah juga mendapat dukungan dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi yang mewajibkan seluruh dapur penyedia konsumsi jamaah haji Indonesia di Mekkah dan Madinah menggunakan beras produksi nasional tersebut pada musim haji 2026.

Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa pengiriman beras ini tidak hanya sekadar aktivitas perdagangan, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan nasional serta bukti kemandirian pangan Indonesia.

“Ekspor ini menunjukkan bahwa beras Indonesia memiliki kualitas yang mampu bersaing di pasar global,” ujarnya.

Meski dikirim ke luar negeri, pemerintah memastikan ekspor tersebut tidak akan mengganggu pasokan beras dalam negeri. Saat ini, Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) disebut masih berada dalam kondisi aman dan terkendali.

Selain memenuhi kebutuhan konsumsi jamaah haji, pengiriman beras premium ini juga menjadi bagian dari diplomasi pangan Indonesia di tingkat internasional. Pemerintah berharap langkah awal ini dapat membuka peluang ekspor beras nasional ke pasar yang lebih luas di masa mendatang.

📌 Sumber Berita : Infopublik.id

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-59 di 2026, Upaya Nyata Jaga Daya Beli di Tengah Gejolak Global

11 April 2026 - 07:32 WIB

Pemerintah Perkuat Regulasi dan Pengawasan SDA

11 April 2026 - 00:44 WIB

Tata Kelola Konstruksi Diperbaiki untuk Tingkatkan Kualitas Proyek

11 April 2026 - 00:40 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis