Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Pastikan 453 Ribu Dosis Vaksin PMK Didistribusikan ke Seluruh Daerah demi Ketahanan Peternakan Jatim Sekjen Kemkomdigi: Agentic AI Strategis untuk Kebijakan Publik Presisi TKA 2026 Jadi Instrumen Evaluasi Pendidikan Dasar Menko Pangan Soroti Peran Energi dalam Ketahanan Pangan Pemerintah Perkuat Peran Industri Lokal di Sektor Semikonduktor Momentum Koreksi IHSG untuk Perkuat Pasar Modal Indonesia

Politik & Pemerintahan

Penertiban Lahan dan Tambang Ilegal Ditegaskan Presiden di WEF

badge-check


Penertiban Lahan dan Tambang Ilegal Ditegaskan Presiden di WEF Perbesar

Presiden Republik Indonesia menegaskan komitmen kuat pemerintah dalam penegakan hukum serta perlindungan sumber daya alam nasional saat menyampaikan pandangan dalam forum World Economic Forum (WEF). Presiden mengungkapkan bahwa pemerintah telah mengambil tindakan tegas dengan menyita sekitar 5 juta hektare lahan yang dikuasai secara ilegal serta menghentikan operasional lebih dari 1.000 tambang tanpa izin.

Kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya pembenahan tata kelola sektor lahan dan pertambangan agar pemanfaatan sumber daya alam berjalan sesuai aturan, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan nasional. Presiden menegaskan bahwa praktik penguasaan lahan dan pertambangan ilegal tidak hanya menimbulkan kerugian ekonomi bagi negara, tetapi juga memberikan dampak serius terhadap lingkungan serta kehidupan masyarakat.

Dalam forum internasional itu, Presiden menekankan bahwa penegakan hukum di sektor sumber daya alam menjadi salah satu prioritas utama pemerintah. Langkah ini bertujuan untuk menciptakan kepastian hukum, meningkatkan kepercayaan investor, serta mendukung pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan.

Pemerintah menyatakan akan terus melakukan pengawasan secara ketat disertai penindakan tegas terhadap setiap pelanggaran hukum di sektor lahan dan pertambangan. Selain itu, upaya pemulihan lingkungan serta penataan kembali kawasan terdampak juga menjadi bagian penting dari kebijakan yang dijalankan.

Melalui langkah-langkah tersebut, Presiden berharap Indonesia dapat menunjukkan keseriusannya dalam menjaga kelestarian lingkungan, memperkuat tata kelola sumber daya alam, serta berperan aktif dalam agenda global pembangunan berkelanjutan.

Sumber: Infopublik.id

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Optimistis Sinergi KPID Jatim dan Pemda Perkuat Penyiaran Publik Jelang Piala Dunia 2026

28 January 2026 - 08:13 WIB

Gubernur Khofifah: MoU Lintas Lembaga Jadi Fondasi Kepastian Hukum dan Perlindungan Keluarga di Jawa Timur

22 January 2026 - 10:21 WIB

Kepemimpinan Hakim Perempuan Diperkuat oleh Mahkamah Agung

21 January 2026 - 04:13 WIB

Berita Populer di Politik & Pemerintahan