Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Ingatkan Bahaya Pinjol, Kecanduan Gadget, dan Krisis Mental pada Anak Muda, Ajak Gereja Perkuat Pendampingan Generasi Puluhan Ribu Warga Padati Masjid Al-Akbar, Lepas Sambut 1 Muharram 1448 H Bersama Gubernur Khofifah Pemprov Jatim Tegaskan Peserta yang Mengikuti Prosedur Jalan Sehat Telah Menerima Kupon dan Paket Makanan Peringati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Gubernur Khofifah Dorong Budaya Tolong-Menolong sebagai Fondasi Kesalehan Sosial Sambut 1 Muharram 1448 H, Gubernur Khofifah Gelar Jalan Sehat dan Siapkan 20 Ribu Kupon Doorprize untuk Masyarakat Investor Global Berebut Masuk Indonesia, Presiden Dorong Keterbukaan Data untuk Perkuat Kepercayaan Pasar

Sosial & Budaya

Pengawasan Produk Jadi Kunci Ketahanan Nasional

badge-check


Pengawasan Produk Jadi Kunci Ketahanan Nasional Perbesar

Jakarta, Petik — Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan bahwa pengawasan obat dan makanan merupakan instrumen strategis dalam menjaga stabilitas nasional. Pengawasan yang efektif tidak hanya berkaitan dengan aspek kesehatan masyarakat, tetapi juga berdampak luas terhadap keamanan, ekonomi, dan ketahanan negara.

Menurutnya, peredaran obat dan makanan yang tidak memenuhi standar dapat menimbulkan risiko serius, mulai dari gangguan kesehatan hingga potensi instabilitas sosial. Oleh karena itu, penguatan sistem pengawasan harus dilakukan secara terintegrasi dan berkelanjutan.

Pemerintah mendorong sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam memastikan pengawasan berjalan optimal. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam menghadapi tantangan distribusi produk yang semakin kompleks, terutama di era digital.

Selain itu, pemerintah daerah memiliki peran penting dalam pengawasan di lapangan, termasuk memastikan produk yang beredar telah memenuhi standar keamanan, mutu, serta izin edar. Penguatan kapasitas pengawasan di daerah diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengendalian di seluruh wilayah Indonesia.

Pengawasan obat dan makanan juga dipandang sebagai bagian dari upaya menjaga daya saing produk nasional. Produk yang aman dan berkualitas akan meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus memperkuat posisi Indonesia di pasar global.

Mendagri menekankan bahwa pengawasan yang kuat akan berdampak langsung pada stabilitas nasional karena berkaitan erat dengan perlindungan kesehatan masyarakat, ketahanan pangan, serta stabilitas ekonomi. Oleh sebab itu, upaya ini harus terus diperkuat melalui regulasi, pengawasan terpadu, serta peningkatan kesadaran masyarakat.

Dengan langkah tersebut, pemerintah optimistis pengawasan obat dan makanan dapat berjalan lebih efektif dan menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga keamanan serta kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Ingatkan Bahaya Pinjol, Kecanduan Gadget, dan Krisis Mental pada Anak Muda, Ajak Gereja Perkuat Pendampingan Generasi

17 June 2026 - 04:16 WIB

Pemprov Jatim Tegaskan Peserta yang Mengikuti Prosedur Jalan Sehat Telah Menerima Kupon dan Paket Makanan

16 June 2026 - 07:36 WIB

Peringati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Gubernur Khofifah Dorong Budaya Tolong-Menolong sebagai Fondasi Kesalehan Sosial

16 June 2026 - 03:12 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya