JAKARTA – Pemberdayaan desa dinilai menjadi fondasi penting dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan dan inklusif. Pemerintah terus mendorong penguatan kapasitas desa sebagai pusat pertumbuhan baru melalui optimalisasi potensi lokal, pengembangan usaha produktif, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Pendekatan pembangunan berbasis desa dipandang strategis karena mayoritas penduduk Indonesia tinggal di wilayah pedesaan. Dengan memperkuat ekonomi desa, dampak pertumbuhan dapat dirasakan secara lebih merata sekaligus mengurangi kesenjangan antarwilayah.
Pemerintah menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat desa dalam merancang program pemberdayaan yang tepat sasaran. Penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), pengembangan sektor pertanian, perikanan, pariwisata desa, hingga ekonomi kreatif menjadi bagian dari strategi untuk mendorong kemandirian ekonomi desa.
Selain itu, peningkatan akses pembiayaan, pelatihan kewirausahaan, serta digitalisasi desa juga terus didorong agar produk dan potensi desa mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Transformasi ini diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat desa.
Dengan menjadikan pemberdayaan desa sebagai fondasi, pemerintah optimistis target pertumbuhan ekonomi nasional dapat tercapai secara lebih inklusif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat di tingkat akar rumput.



















