Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Ingatkan Bahaya Pinjol, Kecanduan Gadget, dan Krisis Mental pada Anak Muda, Ajak Gereja Perkuat Pendampingan Generasi Puluhan Ribu Warga Padati Masjid Al-Akbar, Lepas Sambut 1 Muharram 1448 H Bersama Gubernur Khofifah Pemprov Jatim Tegaskan Peserta yang Mengikuti Prosedur Jalan Sehat Telah Menerima Kupon dan Paket Makanan Peringati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Gubernur Khofifah Dorong Budaya Tolong-Menolong sebagai Fondasi Kesalehan Sosial Sambut 1 Muharram 1448 H, Gubernur Khofifah Gelar Jalan Sehat dan Siapkan 20 Ribu Kupon Doorprize untuk Masyarakat Investor Global Berebut Masuk Indonesia, Presiden Dorong Keterbukaan Data untuk Perkuat Kepercayaan Pasar

Ekonomi & Bisnis

Kemenko PM Fokus Intervensi Wilayah untuk Tekan Kemiskinan Ekstrem

badge-check


Kemenko PM Fokus Intervensi Wilayah untuk Tekan Kemiskinan Ekstrem Perbesar

JAKARTA – Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) terus memperkuat strategi pengembangan ekonomi kawasan sebagai langkah percepatan menuju target 0 persen kemiskinan ekstrem. Pendekatan ini dinilai penting untuk memastikan intervensi pemerintah berjalan terintegrasi dan tepat sasaran di wilayah-wilayah prioritas.

Penguatan ekonomi kawasan dilakukan melalui sinergi lintas kementerian, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya guna mendorong penciptaan lapangan kerja, peningkatan produktivitas masyarakat, dan penguatan usaha mikro serta ekonomi lokal. Kemenko PM menekankan bahwa pengentasan kemiskinan ekstrem tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan pendekatan komprehensif berbasis wilayah.

Strategi tersebut mencakup peningkatan akses terhadap sumber daya ekonomi, penguatan kapasitas pelaku usaha, serta optimalisasi potensi lokal di masing-masing daerah. Dengan mengembangkan ekonomi berbasis kawasan, pemerintah berharap pertumbuhan ekonomi dapat lebih merata dan berdampak langsung terhadap masyarakat miskin ekstrem.

Selain aspek ekonomi, pemerintah juga memastikan intervensi sosial tetap berjalan, seperti bantuan sosial, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan akses pendidikan dan layanan dasar. Pendekatan terpadu ini diharapkan mampu memutus rantai kemiskinan secara berkelanjutan.

Kemenko PM optimistis bahwa melalui penguatan ekonomi kawasan dan kolaborasi lintas sektor, target 0 persen kemiskinan ekstrem dapat dicapai sesuai rencana. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk menghadirkan kesejahteraan yang lebih inklusif dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Baca Lainnya

Pemerintah Nilai Program MBG Efektif Tingkatkan Perputaran Ekonomi Melalui UMKM Daerah

15 June 2026 - 05:51 WIB

Dari Madiun, Gubernur Khofifah Ajak Kelompok Perhutanan Sosial Percepat Hilirisasi Produk Unggulan

15 June 2026 - 01:41 WIB

Pengawasan Diperketat, Kemenhub Pastikan Armada Penumpang Siap Layani Libur Sekolah 2026

13 June 2026 - 14:01 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis