Menu

Dark Mode
Dari Lamongan, HIKAM Pantura Teguhkan Komitmen Alumni sebagai Penggerak Dakwah dan Agen Kemanfaatan Sosial Hangat dan Penuh Makna, Halal Bihalal IKA Unitomo Jadi Ruang Konsolidasi Alumni untuk Perkuat Jejaring dan Kolaborasi Nasional Halal Bihalal IKA Unitomo 2026 Sukses Digelar, Ratusan Alumni Bersatu Perkuat Sinergi dan Kontribusi Nyata untuk Masyarakat dan Bangsa Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-59 di 2026, Upaya Nyata Jaga Daya Beli di Tengah Gejolak Global Gubernur Khofifah Dorong Kolaborasi Pemprov dan BPN, Percepat Sertifikasi Tanah untuk Cegah Konflik Agraria Satgas PKH Perkuat Pengelolaan SDA dan Penyelamatan Aset

Ekonomi & Bisnis

Kemenko PM Fokus Intervensi Wilayah untuk Tekan Kemiskinan Ekstrem

badge-check


Kemenko PM Fokus Intervensi Wilayah untuk Tekan Kemiskinan Ekstrem Perbesar

JAKARTA – Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) terus memperkuat strategi pengembangan ekonomi kawasan sebagai langkah percepatan menuju target 0 persen kemiskinan ekstrem. Pendekatan ini dinilai penting untuk memastikan intervensi pemerintah berjalan terintegrasi dan tepat sasaran di wilayah-wilayah prioritas.

Penguatan ekonomi kawasan dilakukan melalui sinergi lintas kementerian, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya guna mendorong penciptaan lapangan kerja, peningkatan produktivitas masyarakat, dan penguatan usaha mikro serta ekonomi lokal. Kemenko PM menekankan bahwa pengentasan kemiskinan ekstrem tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan pendekatan komprehensif berbasis wilayah.

Strategi tersebut mencakup peningkatan akses terhadap sumber daya ekonomi, penguatan kapasitas pelaku usaha, serta optimalisasi potensi lokal di masing-masing daerah. Dengan mengembangkan ekonomi berbasis kawasan, pemerintah berharap pertumbuhan ekonomi dapat lebih merata dan berdampak langsung terhadap masyarakat miskin ekstrem.

Selain aspek ekonomi, pemerintah juga memastikan intervensi sosial tetap berjalan, seperti bantuan sosial, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan akses pendidikan dan layanan dasar. Pendekatan terpadu ini diharapkan mampu memutus rantai kemiskinan secara berkelanjutan.

Kemenko PM optimistis bahwa melalui penguatan ekonomi kawasan dan kolaborasi lintas sektor, target 0 persen kemiskinan ekstrem dapat dicapai sesuai rencana. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk menghadirkan kesejahteraan yang lebih inklusif dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-59 di 2026, Upaya Nyata Jaga Daya Beli di Tengah Gejolak Global

11 April 2026 - 07:32 WIB

Pemerintah Perkuat Regulasi dan Pengawasan SDA

11 April 2026 - 00:44 WIB

Tata Kelola Konstruksi Diperbaiki untuk Tingkatkan Kualitas Proyek

11 April 2026 - 00:40 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis