Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Sebut Posko THR Jadi Sarana Konsultasi dan Mediasi Pekerja Kemenpora RI Tegaskan Dukungan pada Event Lari Nasional di Malang Gubernur Khofifah Indar Parawansa Ajak Perkuat Sinergi Pemerintah, Pengusaha dan Serikat Pekerja Penguatan Pilar Sosial Budaya ASEAN, Indonesia Tawarkan Strategi Pemberdayaan BAZNAS Jombang Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim dan Dhuafa pada Bulan Ramadan Pemerintah Koordinasi Intensif Swasembada Pangan dan Energi Jelang Lebaran

Politik & Pemerintahan

Politik Bebas-Aktif RI Jadi Pilar Diplomasi di Era Ketidakpastian Global

badge-check


Politik Bebas-Aktif RI Jadi Pilar Diplomasi di Era Ketidakpastian Global Perbesar

Jakarta, Petik – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa Indonesia akan terus konsisten dalam menjalankan kebijakan luar negeri yang bebas dan aktif, meskipun dunia saat ini tengah menghadapi tekanan akibat konflik dan ketegangan geopolitik yang semakin rumit. Tekanan global ini mengharuskan negara-negara untuk tetap waspada, namun berhati-hati dalam menjaga kedaulatan dan hubungan internasional mereka.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Presiden dalam sambutannya pada acara peresmian sejumlah program infrastruktur nasional yang disiarkan secara hibrida dari Bogor, Jawa Barat. Presiden menekankan bahwa Indonesia memilih untuk tidak berpihak kepada blok kekuatan manapun dan menolak untuk terlibat dalam aliansi militer yang dapat memperburuk ketegangan global. Pendekatan ini menunjukkan komitmen Indonesia untuk menjaga kebijakan luar negeri yang independen sambil menjalin hubungan yang baik dengan seluruh negara di dunia.

Presiden juga menyampaikan bahwa eskalasi konflik di berbagai wilayah, termasuk Timur Tengah, menjadi indikasi bahwa situasi global saat ini sangat dinamis dan penuh tantangan. Indonesia menyadari dampak dari ketegangan tersebut, namun tetap berpegang pada prinsip bebas dan aktif dalam diplomasi. Dengan demikian, Indonesia tidak hanya mengutamakan kepentingan nasional, tetapi juga berperan dalam menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.

Lebih lanjut, Presiden menambahkan bahwa prinsip politik luar negeri bebas aktif juga mencerminkan nilai-nilai toleransi dan penghormatan antarbangsa. Indonesia menghormati semua negara, tanpa membedakan ukuran atau kekuatan, dan menjunjung tinggi hak setiap bangsa untuk membuat keputusan secara independen. Kebijakan ini sejalan dengan filosofi diplomasi Indonesia yang telah dikenal di dunia internasional.

Melalui pendekatan ini, Indonesia berupaya menjaga kedekatan diplomatik sambil tetap teguh pada prinsip nonblok, sehingga dapat berkontribusi secara konstruktif dalam penyelesaian konflik dan ketegangan global melalui jalur diplomasi.

📌 Sumber Berita : Infopublik.id

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Indar Parawansa Ajak Perkuat Sinergi Pemerintah, Pengusaha dan Serikat Pekerja

11 March 2026 - 06:56 WIB

Pemerintah Koordinasi Intensif Swasembada Pangan dan Energi Jelang Lebaran

11 March 2026 - 04:49 WIB

Penyerahan SK CPNS dan Sumpah PNS Warnai Penguatan ASN Jombang

10 March 2026 - 06:49 WIB

Berita Populer di Politik & Pemerintahan