Jakarta, Petik – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pandangannya bahwa Nahdlatul Ulama (NU) merupakan sumber kesejukan sekaligus harapan bagi bangsa Indonesia. NU dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan nasional, memperkokoh nilai-nilai kebangsaan, serta menumbuhkan sikap moderasi di tengah keberagaman masyarakat.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa NU telah memberikan kontribusi besar dalam perjalanan sejarah Indonesia, tidak hanya dalam bidang keagamaan, tetapi juga dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ajaran Islam rahmatan lil alamin yang konsisten disebarkan NU dipandang mampu menjadi penyeimbang di tengah dinamika sosial dan tantangan global yang semakin kompleks.
Menurut Presiden, NU memiliki peran penting dalam membentuk karakter bangsa yang toleran, damai, dan menjunjung tinggi persatuan. Kiprah para ulama, kiai, dan warga NU dalam menyampaikan pesan-pesan kebangsaan dinilai sangat relevan untuk memperkuat kohesi sosial serta mencegah terjadinya polarisasi di tengah masyarakat.
Presiden Prabowo juga memberikan apresiasi atas komitmen NU dalam mendukung pembangunan nasional melalui berbagai sektor, seperti pendidikan, kegiatan sosial, dan pemberdayaan umat. Sinergi antara pemerintah dan organisasi keagamaan seperti NU dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.
Dengan peran strategis tersebut, Presiden Prabowo berharap NU terus menjadi pilar penting dalam menjaga stabilitas nasional, memperkuat persatuan bangsa, serta menumbuhkan optimisme dan harapan bagi masa depan Indonesia yang damai, maju, dan sejahtera.






















