Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Ajak Santri Teladani Perjuangan KH Wahab Chasbullah untuk Kemajuan Bangsa Gubernur Khofifah Ajak LKS di Jatim Perkuat Gotong Royong dan Kesetiakawanan Sosial Gubernur Khofifah Apresiasi Peran Buruh Rokok dalam Menjaga Perekonomian Jatim melalui Program BLT DBHCHT 2026 Gubernur Khofifah Resmikan Instalasi Karantina Terpadu di Sidoarjo untuk Pangkas Dwelling Time dan Biaya Logistik WNI di Cebu Sambut Antusias Kehadiran Presiden Prabowo Kejahatan Siber Meningkat, Kemkomdigi dan Polri Perkuat Pengawasan

Ekonomi & Bisnis

Tol Jombang Diprediksi Dilintasi 750 Ribu Kendaraan Saat Nataru

badge-check


Tol Jombang Diprediksi Dilintasi 750 Ribu Kendaraan Saat Nataru Perbesar

Jombang — Arus lalu lintas di ruas Tol Jombang–Mojokerto (Jomo) mulai menunjukkan peningkatan seiring mendekatnya puncak libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Pengelola tol memprediksi total kendaraan yang melintas selama periode libur Nataru akan menembus angka 750 ribu unit.

Kepala Departemen Operasional Tol Jomo, Zanuar Firmanto, mengatakan kenaikan volume kendaraan sudah terpantau sejak pertengahan Desember. Lonjakan tersebut dinilai cukup signifikan jika dibandingkan dengan kondisi hari normal.

“Peningkatan arus lalu lintas sudah terlihat sejak sepekan terakhir dan secara umum berada di atas rata-rata harian,” ujar Zanuar, Kamis (25/12).

Proyeksi tersebut mencakup periode 17 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Berdasarkan data sementara, sejak Rabu (17/12) hingga Senin (22/12), sebanyak 228.191 kendaraan tercatat melintasi Tol Jomo, dengan rata-rata harian mencapai 38.032 kendaraan.

Pada Rabu (17/12), volume kendaraan mencapai 29.828 unit, lebih tinggi dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya yang tercatat 28.775 kendaraan. Tren kenaikan kembali terlihat pada Sabtu (20/12), atau sekitar lima hari menjelang Natal.

Meski demikian, penurunan sempat terjadi pada Senin (22/12) dengan jumlah kendaraan sebanyak 37.417 unit. Angka ini turun sekitar 17 persen dibandingkan periode yang sama pada Nataru tahun lalu yang mencapai 47.645 kendaraan.

“Awal pekan sempat mengalami penurunan, tetapi secara keseluruhan lalu lintas masih berada di atas rata-rata harian,” jelas Zanuar.

Ke depan, pengelola tol memperkirakan puncak arus lalu lintas akan terjadi dalam tiga fase, yakni pada 20–21 Desember, 25–28 Desember 2025, serta 3–4 Januari 2026. Menurut Zanuar, pergerakan kendaraan diprediksi cukup merata pada hari-hari puncak tersebut.

Untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan, pengelola Tol Jomo menyiapkan berbagai langkah pengamanan dan peningkatan layanan, termasuk penambahan personel dan peningkatan kesiapsiagaan di sejumlah titik strategis.

“Kami fokus pada kesiapan rest area dan layanan lalu lintas agar tetap optimal saat volume kendaraan meningkat,” katanya.

Zanuar juga mengimbau para pengguna jalan tol untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan libur Nataru. Pengendara diminta mematuhi rambu lalu lintas dan batas kecepatan, serta tidak memaksakan diri saat merasa lelah.

“Jika sudah lelah atau mengantuk, sebaiknya beristirahat di rest area atau keluar di gerbang tol terdekat,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Apresiasi Peran Buruh Rokok dalam Menjaga Perekonomian Jatim melalui Program BLT DBHCHT 2026

9 May 2026 - 10:39 WIB

Gubernur Khofifah Resmikan Instalasi Karantina Terpadu di Sidoarjo untuk Pangkas Dwelling Time dan Biaya Logistik

9 May 2026 - 02:00 WIB

Gubernur Khofifah Dorong Modernisasi Alsintan untuk Perkuat Produktivitas Pertanian Jawa Timur

8 May 2026 - 07:27 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis