Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Pastikan Intervensi Harga Pangan Berkelanjutan, Pasar Murah Disambut Antusias Warga Pasuruan Dua Heli Water Bombing Dikerahkan, Gubernur Khofifah Optimistis Karhutla Bromo Segera Dipadamkan Dari Grahadi untuk Keluarga Pejuang, Gubernur Khofifah Lepas Tim Bakti Negeri Anak Bangsa Salurkan Bantuan ke 22 Daerah Gubernur Khofifah Pesankan Semangat Heroisme dan Nasionalisme kepada 1.537 Kontingen Pramuka Jatim Ringankan Beban Ekonomi Ojol, Gubernur Khofifah Hadirkan Pembebasan Denda dan Pokok Tunggakan PKB di Jawa Timur Kunjungan Armada Angkatan Laut RRT ke Surabaya, Gubernur Khofifah Bahas Potensi Kerja Sama Teknologi Maritim

Ekonomi & Bisnis

Tol Jombang Diprediksi Dilintasi 750 Ribu Kendaraan Saat Nataru

badge-check


Tol Jombang Diprediksi Dilintasi 750 Ribu Kendaraan Saat Nataru Perbesar

Jombang — Arus lalu lintas di ruas Tol Jombang–Mojokerto (Jomo) mulai menunjukkan peningkatan seiring mendekatnya puncak libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Pengelola tol memprediksi total kendaraan yang melintas selama periode libur Nataru akan menembus angka 750 ribu unit.

Kepala Departemen Operasional Tol Jomo, Zanuar Firmanto, mengatakan kenaikan volume kendaraan sudah terpantau sejak pertengahan Desember. Lonjakan tersebut dinilai cukup signifikan jika dibandingkan dengan kondisi hari normal.

“Peningkatan arus lalu lintas sudah terlihat sejak sepekan terakhir dan secara umum berada di atas rata-rata harian,” ujar Zanuar, Kamis (25/12).

Proyeksi tersebut mencakup periode 17 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Berdasarkan data sementara, sejak Rabu (17/12) hingga Senin (22/12), sebanyak 228.191 kendaraan tercatat melintasi Tol Jomo, dengan rata-rata harian mencapai 38.032 kendaraan.

Pada Rabu (17/12), volume kendaraan mencapai 29.828 unit, lebih tinggi dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya yang tercatat 28.775 kendaraan. Tren kenaikan kembali terlihat pada Sabtu (20/12), atau sekitar lima hari menjelang Natal.

Meski demikian, penurunan sempat terjadi pada Senin (22/12) dengan jumlah kendaraan sebanyak 37.417 unit. Angka ini turun sekitar 17 persen dibandingkan periode yang sama pada Nataru tahun lalu yang mencapai 47.645 kendaraan.

“Awal pekan sempat mengalami penurunan, tetapi secara keseluruhan lalu lintas masih berada di atas rata-rata harian,” jelas Zanuar.

Ke depan, pengelola tol memperkirakan puncak arus lalu lintas akan terjadi dalam tiga fase, yakni pada 20–21 Desember, 25–28 Desember 2025, serta 3–4 Januari 2026. Menurut Zanuar, pergerakan kendaraan diprediksi cukup merata pada hari-hari puncak tersebut.

Untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan, pengelola Tol Jomo menyiapkan berbagai langkah pengamanan dan peningkatan layanan, termasuk penambahan personel dan peningkatan kesiapsiagaan di sejumlah titik strategis.

“Kami fokus pada kesiapan rest area dan layanan lalu lintas agar tetap optimal saat volume kendaraan meningkat,” katanya.

Zanuar juga mengimbau para pengguna jalan tol untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan libur Nataru. Pengendara diminta mematuhi rambu lalu lintas dan batas kecepatan, serta tidak memaksakan diri saat merasa lelah.

“Jika sudah lelah atau mengantuk, sebaiknya beristirahat di rest area atau keluar di gerbang tol terdekat,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Pastikan Intervensi Harga Pangan Berkelanjutan, Pasar Murah Disambut Antusias Warga Pasuruan

8 August 2026 - 11:13 WIB

Kunjungan Armada Angkatan Laut RRT ke Surabaya, Gubernur Khofifah Bahas Potensi Kerja Sama Teknologi Maritim

6 August 2026 - 07:02 WIB

Jatim Tumbuh 5,84 Persen dan TPT Turun Jadi 3,42 Persen, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Kesempatan Kerja

6 August 2026 - 02:02 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis