Menu

Dark Mode
Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Gubernur Khofifah dan Kapolda Jatim Pastikan Evakuasi Berjalan Terpadu BI Mengajar 2026 di SMAN Taruna Nala, Khofifah dan Destry Damayanti Dorong Generasi Muda Siap Hadapi Tantangan Zaman Gubernur Khofifah Siapkan Penguatan Talenta Cyber Security, Siswa Jatim Diproyeksikan Lanjut Studi hingga Internasional Gubernur Khofifah dan Menko AHY Resmikan Penataan Kawasan Kumuh Campurejo, Tingkatkan Kualitas Hidup 1.152 Warga Kenang 79 Tahun Perjuangan TRIP, Gubernur Khofifah: Usia Muda Bukan Penghalang untuk Berkontribusi bagi Indonesia HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemprov Jatim Bebaskan Sejumlah Pajak dan Sanksi Administratif, Gubernur Khofifah: Ringankan Beban Masyarakat

Sosial & Budaya

Transformasi Kerja dan Hemat Energi Jadi Fokus Pendidikan Nasional

badge-check


Transformasi Kerja dan Hemat Energi Jadi Fokus Pendidikan Nasional Perbesar

Jakarta, Petik — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mendorong penerapan budaya kerja baru yang lebih adaptif sekaligus mendukung gerakan hemat energi di sektor pendidikan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan nasional.

Transformasi budaya kerja ini dirancang untuk menciptakan sistem kerja yang lebih efisien, produktif, dan responsif terhadap perkembangan zaman, tanpa mengurangi kualitas layanan pendidikan kepada masyarakat. Pemerintah menegaskan bahwa perubahan ini merupakan langkah strategis untuk bekerja lebih cerdas dan efektif.

Salah satu implementasi kebijakan tersebut adalah penerapan sistem kerja fleksibel, termasuk skema work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada hari tertentu. Meski demikian, layanan pendidikan tetap harus berjalan optimal dan mudah diakses oleh masyarakat melalui berbagai kanal pelayanan.

Di lingkungan sekolah, Mendikdasmen mendorong penerapan budaya hemat energi sebagai bagian dari pembiasaan positif. Satuan pendidikan diimbau untuk mengelola penggunaan listrik secara efisien, memanfaatkan pencahayaan alami, serta membangun kesadaran lingkungan di kalangan siswa dan tenaga pendidik.

Selain itu, gerakan hemat energi juga diwujudkan melalui kebiasaan sederhana, seperti penggunaan transportasi ramah lingkungan, pengurangan kendaraan pribadi, serta pengelolaan lingkungan sekolah yang berkelanjutan.

Mendikdasmen menekankan bahwa keberhasilan transformasi ini memerlukan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari ASN, satuan pendidikan, hingga masyarakat. Semangat gotong royong dinilai menjadi kunci dalam membangun budaya kerja baru yang modern dan berkelanjutan.

Dengan penerapan budaya kerja adaptif dan gerakan hemat energi ini, pemerintah berharap sektor pendidikan tidak hanya mampu meningkatkan kualitas layanan, tetapi juga berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan serta mendukung pembangunan nasional jangka panjang.

Baca Lainnya

Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Gubernur Khofifah dan Kapolda Jatim Pastikan Evakuasi Berjalan Terpadu

3 August 2026 - 10:10 WIB

Gubernur Khofifah Siapkan Penguatan Talenta Cyber Security, Siswa Jatim Diproyeksikan Lanjut Studi hingga Internasional

2 August 2026 - 07:42 WIB

Gubernur Khofifah dan Menko AHY Resmikan Penataan Kawasan Kumuh Campurejo, Tingkatkan Kualitas Hidup 1.152 Warga

2 August 2026 - 03:55 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya