Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Terima Investor Dubai dan Tiongkok, Bahas Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Bangkalan Gubernur Khofifah Paparkan Proyeksi Pendapatan Jatim Rp26,4 Triliun, Dorong Penguatan Fiskal dan Digitalisasi Pajak Bawa 116 Anggota Kontingen ke MTQ Nasional XXXI, Gubernur Khofifah Perkuat Dukungan untuk Kafilah Jatim Dari Sabang hingga Merauke Bersatu di AMN Surabaya, Gubernur Khofifah Teguhkan Peran Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045 Gubernur Khofifah Kembali Raih Penghargaan PRIWOLA 2026, Dorong Komunikasi Pemerintah yang Terbuka dan Responsif Gubernur Khofifah Berangkatkan 116 Kafilah Jatim ke Semarang, Dorong Prestasi Nasional sekaligus Syiar Al-Qur’an

Nusantara

Mendikdasmen: Pendidikan di Papua Harus Terus Berlanjut meski Ada Serangan KKB

badge-check


Mendikdasmen: Pendidikan di Papua Harus Terus Berlanjut meski Ada Serangan KKB Perbesar

Jakarta – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan bahwa meskipun terjadi serangan brutal yang tak berperikemanusiaan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Yahukimo, Papua, proses peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan harus tetap berjalan dan dilanjutkan tanpa henti.

Mendikdasmen juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas gugurnya seorang guru yang sedang menjalankan tugas di Papua. Almarhum adalah pahlawan pendidikan yang telah berkontribusi dalam mencerdaskan generasi muda di daerah tersebut.

“Serangan itu adalah tindakan yang sangat tidak dapat diterima dan mencederai nilai-nilai kemanusiaan. Namun, kita tidak boleh mundur dalam upaya meningkatkan pendidikan di Papua. Pendidikan adalah kunci untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi anak-anak kita,” ujar Abdul Mu’ti dalam keterangan pers yang disampaikan di Jakarta, Senin (24/3/2025).

Mendikdasmen menegaskan bahwa Kemendikdasmen akan terus berupaya untuk memastikan bahwa pendidikan di Papua tetap berjalan, meskipun dalam situasi yang sulit. Ia menekankan pentingnya dukungan dari semua pihak, termasuk pemerintah daerah, masyarakat, dan lembaga pendidikan, untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi para pendidik dan peserta didik.

“Keamanan para guru dan siswa adalah prioritas utama kami. Kami akan terus berkoordinasi dengan TNI dan POLRI untuk memastikan bahwa mereka dapat melaksanakan tugasnya dengan aman,” tambahnya.

Kemendikdasmen juga berencana untuk meluncurkan berbagai program yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Papua, termasuk pelatihan bagi guru, pengembangan kurikulum yang relevan, dan penyediaan fasilitas pendidikan yang memadai. Dengan langkah-langkah itu, diharapkan pendidikan di Papua dapat berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

“Pendidikan adalah hak setiap anak, dan kami berkomitmen untuk memastikan bahwa semua anak di Papua mendapatkan akses yang sama terhadap pendidikan berkualitas,” tutup Mendikdasmen Abdul Mu’ti.

Peristiwa itu kembali menjadi pengingat akan pentingnya keamanan bagi tenaga pendidik di daerah rawan konflik. Karena itu, pemerintah berkomitmen memberikan perlindungan yang lebih baik agar para guru dapat menjalankan tugasnya tanpa rasa takut.

Baca Lainnya

Gebyar Seni Jadi Puncak Perpisahan Mahasiswa KPM 08 dan Warga Desa Pandanblole

8 August 2026 - 23:35 WIB

Kolaborasi FISIP UNAIR, BPBD, dan Pemerintah Setempat Perkuat Kapasitas Warga Simomulyo Baru Menghadapi Berbagai Potensi Bencana

1 July 2026 - 08:55 WIB

Inovasi E-Asesmen Berbasis STEAM Dorong Penguatan Multiliterasi Siswa di SMPN Ngusikan Jombang

24 June 2026 - 15:17 WIB

Berita Populer di Pendidikan