Menu ✖

Dark Mode
Wujudkan Pendidikan Inklusif, Gubernur Khofifah Sabet Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026 Gubernur Khofifah Gelar Baksos dan Kucurkan Bansos Rp19,631 Miliar di Kraksaan Probolinggo Bersama Tokoh Dunia, Gubernur Khofifah Anugerahi Fatima Al-Fihriya Award 2026 di Surabaya Gubernur Khofifah: Pertumbuhan Ekonomi Jatim 5,83 Persen Harus Dirasakan Seluruh Lapisan Masyarakat Majalah Prasetya Bawa Biro Adpim Jatim Raih Gold Winner InMA SPS Awards 2026 di Samarinda Kirim 505 Sekolah Terbanyak, Jatim Disabet Penghargaan ImagiNation 2026 dan Dipuji Gubernur Khofifah

Pendidikan

Mendikdasmen Temui Prabowo, Pastikan Kelanjutan Sekolah Rakyat

badge-check


Mendikdasmen Temui Prabowo, Pastikan Kelanjutan Sekolah Rakyat Perbesar

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti dijadwalkan bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Rabu (30/4/2025) sore, guna memutuskan kelanjutan program Sekolah Rakyat—inisiatif pendidikan yang dirancang untuk menjangkau kelompok rentan yang tak terserap oleh sistem pendidikan formal.

Mu’ti menyatakan bahwa persiapan pelaksanaan Sekolah Rakyat telah matang. “Kita sudah rapat beberapa kali, desain kurikulumnya juga sudah oke, kemudian nanti gurunya juga sudah kita siapkan,” ujarnya.

Meski demikian, finalisasi program masih menunggu persetujuan langsung dari Presiden. “Keputusannya nanti rapat dengan Pak Presiden jam 3,” tegas Mu’ti, usai menutup Konsolidasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah 2025 di Depok, Rabu (30/4/2025).

Sekolah Rakyat merupakan wujud intervensi negara untuk menjamin hak pendidikan dasar bagi seluruh warga negara, khususnya anak-anak dari kelompok miskin, marjinal, dan tidak tertampung di sekolah formal.

Berbeda dari sekolah umum, program ini menggunakan kurikulum khusus yang bersifat tailor-made, dengan sistem multi-entry dan multi-exit. Artinya, siswa tidak harus memulai dari kelas 1, tapi bisa langsung masuk sesuai capaian belajarnya.

Kurikulum ini memungkinkan penilaian berdasarkan kemampuan individual, bukan semata usia atau jenjang kelas. Pendekatan ini dinilai lebih adaptif terhadap kebutuhan belajar anak-anak di luar sistem konvensional.

Jika mendapat lampu hijau dari Presiden Prabowo, Sekolah Rakyat ditargetkan mulai berjalan pada pertengahan tahun ini. Mu’ti menegaskan bahwa semua elemen teknis, termasuk pelatihan guru dan desain kurikulum, telah disiapkan oleh Kemendikdasmen bersama Kementerian Sosial yang turut mendukung program tersebut.

Program ini diharapkan menjadi jawaban konkret negara dalam menghapus kesenjangan pendidikan dan mewujudkan sistem pendidikan yang benar-benar inklusif.

Baca Lainnya

Wujudkan Pendidikan Inklusif, Gubernur Khofifah Sabet Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026

8 November 2026 - 10:11 WIB

Gubernur Khofifah Gelar Baksos dan Kucurkan Bansos Rp19,631 Miliar di Kraksaan Probolinggo

8 November 2026 - 05:32 WIB

Bersama Tokoh Dunia, Gubernur Khofifah Anugerahi Fatima Al-Fihriya Award 2026 di Surabaya

7 November 2026 - 11:24 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya