Menu ✖

Dark Mode
Wujudkan Pendidikan Inklusif, Gubernur Khofifah Sabet Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026 Gubernur Khofifah Gelar Baksos dan Kucurkan Bansos Rp19,631 Miliar di Kraksaan Probolinggo Bersama Tokoh Dunia, Gubernur Khofifah Anugerahi Fatima Al-Fihriya Award 2026 di Surabaya Gubernur Khofifah: Pertumbuhan Ekonomi Jatim 5,83 Persen Harus Dirasakan Seluruh Lapisan Masyarakat Majalah Prasetya Bawa Biro Adpim Jatim Raih Gold Winner InMA SPS Awards 2026 di Samarinda Kirim 505 Sekolah Terbanyak, Jatim Disabet Penghargaan ImagiNation 2026 dan Dipuji Gubernur Khofifah

Sosial & Budaya

Jakarta Martial Arts Extravaganza 2025 Resmi Ditutup, Jakarta Barat Raih Juara Umum

badge-check


Jakarta Martial Arts Extravaganza 2025 Resmi Ditutup, Jakarta Barat Raih Juara Umum Perbesar

Jakarta Martial Arts Extravaganza (JMAE) 2025, ajang multievent bela diri yang mempertandingkan Wushu, Muaythai, dan Pencak Silat, resmi ditutup Penutupan dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat,  Lukman Djajadikusuma, di Water Front Baywalk Mall Pluit, Jakarta.

Acara yang dibuka sejak 30 April 2025 ini merupakan hasil kolaborasi antara KONI Pusat dengan Chandra Asri Group, Barito Pacific, dan Barito Renewables. Kompetisi ini diikuti oleh lima kota madya di Jakarta, dan pada akhir pertandingan, Jakarta Barat keluar sebagai juara umum cabang Pencak Silat setelah Upacara Penghormatan Pemenang (UPP) digelar.

“Hari ini telah selesai Jakarta Martial Arts Extravaganza. KONI Pusat menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada para mitra: Chandra Asri Group, Barito Pacific, Barito Renewables, KONI Provinsi DKI Jakarta, serta para ketua cabang olahraga Wushu, Muaythai, dan Pencak Silat,” ujar Tb. Lukman, yang akrab disapa Ade Lukman dalam siaran persnya yang diterima InfoPublik, Minggu (4/5/2025).

Ia menambahkan bahwa JMAE diharapkan dapat melahirkan atlet-atlet kebanggaan Indonesia yang akan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

“Selamat kepada para pemenang. Tapi ingat, jangan cepat puas dan teruslah berjuang. Mental juara dibentuk dari kegigihan dan konsistensi,” tegasnya.

JMAE dinilai sangat strategis dalam pengembangan olahraga nasional, mengingat cabang bela diri merupakan penyumbang medali signifikan. “Pada SEA Games 2023 di Kamboja, 30 persen medali emas Indonesia berasal dari cabang bela diri. Itulah mengapa kita fokus pada olahraga ini,” jelasnya.

Dukungan penuh juga datang dari mitra penyelenggara. Head of Corporate Communication Chandra Asri Group, Chrysanthi Tarigan, menyampaikan kebanggaan atas terselenggaranya kompetisi.

“Kami bangga bisa menjadi bagian dari JMAE. Ini adalah upaya konkret mendukung atlet muda agar tumbuh dalam semangat kompetisi dan prestasi. Kami percaya pada potensi besar mereka untuk masa depan olahraga Indonesia,” katanya.

Pada hari terakhir, JMAE turut menyelenggarakan Coaching Clinic cabang Wushu yang menghadirkan atlet-atlet nasional berprestasi. Salah satu pelatih yang membagikan ilmunya adalah Edgar Xavier Marvelo, peraih medali perak Men’s Changquan Asian Games Hangzhou 2023. Edgar didampingi oleh atlet nasional seperti Andrea Simon, Arya Gita Sentosa, dan beberapa atlet lainnya.

Dengan semangat kolaborasi dan pembinaan atlet muda, JMAE 2025 menjadi simbol kemajuan olahraga bela diri di Indonesia sekaligus wadah regenerasi atlet menuju pentas dunia.

Baca Lainnya

Wujudkan Pendidikan Inklusif, Gubernur Khofifah Sabet Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026

8 November 2026 - 10:11 WIB

Gubernur Khofifah Gelar Baksos dan Kucurkan Bansos Rp19,631 Miliar di Kraksaan Probolinggo

8 November 2026 - 05:32 WIB

Bersama Tokoh Dunia, Gubernur Khofifah Anugerahi Fatima Al-Fihriya Award 2026 di Surabaya

7 November 2026 - 11:24 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya