Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Pimpin Pemulihan Sayap Barat Grahadi, Jaga Keaslian Struktur dan Warisan Sejarah Ujian Berbasis Komputer, TKA 2026 Siap Dilaksanakan Pemerintah Tahan Harga BBM Demi Jaga Daya Beli Masyarakat Gubernur Khofifah Terima Dubes RI Canberra, Buka Peluang Investasi dan Pasokan Bahan Baku Industri Kulit Kebijakan WFH ASN Resmi Berlaku Seminggu Sekali Wamenkeu: Risiko Global Harus Diantisipasi Secara Proaktif

Daerah

Khofifah Himbau Masyarakat Jawa Timur Waspada Cuaca Ekstrem dan Angin Kencang

badge-check


Khofifah Himbau Masyarakat Jawa Timur Waspada Cuaca Ekstrem dan Angin Kencang Perbesar

SURABAYA, 19 JANUARI 2025 – Gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa menghimbau masyarakat Jawa Timur untuk waspada dan berhati-hati selama musim hujan.

Disampaikan Khofifah, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca ekstrem disertai angin kencang melanda Jatim mulai 17 hingga 26 Januari 2025.

“Cuaca ekstrem disertai angin kencang terjadi di beberapa wilayah di Jawa Timur selama beberapa Minggu ke depan. Saya meminta masyarakat berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah,” kata Khofifah.

Sebagai informasi, menurut press release Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo, sejumlah daerah di Jatim mengalami cuaca ekstrem, diantaranya Bojonegoro, Bondowoso, Gresik, Jember, Jombang, Kediri, Kota Batu, Kota Madiun, Kota Malang, Kota Mojokerto, Kota Pasuruan, Kota Surabaya, Lamongan, Lumajang.

Lebih lanjut, Madiun, Magetan, Mojokerto, Nganjuk, Ngawi, Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo, Sidoarjo, Situbondo, Tuban, Blitar, kota Kediri, Pacitan, Sumenep, Trenggalek, Tulungagung, Kota Probolinggo, Bangkalan, Banyuwangi dan Kota Blitar.

“Pemerintah Kabupaten/ Kota yang diprediksi mengalami cuaca ekstrem sebaiknya melakukan langkah-langkah mitigasi, agar dampak yang ditimbulkan dapat diminimalisir,” ungkapnya.

Khofifah juga berbagi tips kepada masyarakat utamanya yang beraktivitas di luar rumah dalam mengantisipasi cuaca ekstrem disertai angin kencang, yakni menghindari aktivitas di tempat yang rawan seperti berteduh di bawah pohon, baliho, dan sebagainya yang rentan roboh akibat tiupan angin kencang, tidak membuang sampah sembarangan, membersihkan saluran air serta memperbaharui informasi prakiraan dari sumber yang kompeten.

“Masyarakat agar berhati-hati dan selalu memantau informasi terkini terkait perkiraan cuaca melalui website maupun media sosial BMKG Juanda agar bisa mempersiapkan diri dengan baik sebelum beraktifitas sehari-hari,” tuturnya.

Di sisi lain, Khofifah meminta pemerintah agar memangkas daun dan ranting pada pohon besar, mengontrol semua petugas agar melakukan patroli, mengaktifkan kembali posko-posko terintegrasi, memastikan pintu air berjalan baik serta berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. “Semua ini dilakukan demi keselamatan warga Jatim,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Lainnya

Sambut Lebaran, PW DMI Jatim Resmikan Program Masjid Ramah Pemudik di Jombang

18 March 2026 - 10:38 WIB

Ibu Yuliati Kukuhkan Kepengurusan Dekranasda Jombang Periode 2025–2030

13 February 2026 - 14:21 WIB

BNPB Pastikan Pemulihan Jalan Berjalan, Kesiapan Sekolah Jadi Prioritas

27 December 2025 - 04:15 WIB

Berita Populer di Daerah