Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Apresiasi Mega Science Center Jatim Park, Hadirkan Ruang Belajar Interaktif Berbasis AI dan STEM Dari Takziah hingga Pendampingan Pendidikan, Gubernur Khofifah Pastikan Keluarga Korban KM Virgo Mendapat Dukungan Gubernur Khofifah: Transportasi Publik Hubungkan Masyarakat dengan Peluang, Trans Jatim Digratiskan Saat Harhubnas Gubernur Khofifah Apresiasi Perjalanan SBY dari Pengabdian hingga Berkarya melalui Seni Lukis untuk Indonesia Gubernur Khofifah dan Unhan RI Perkuat Kerja Sama, Sinergikan Sains, Ketahanan Pangan, dan Mitigasi Bencana Gubernur Khofifah Usulkan Penguatan Kebijakan LP2B, Pastikan Ketahanan Pangan dan Industrialisasi Berjalan Beriringan

Ekonomi & Bisnis

Pendidikan Instrumen Utama Bangun Demokrasi dan Kesejahteraan

badge-check


Pendidikan Instrumen Utama Bangun Demokrasi dan Kesejahteraan Perbesar

Jakarta — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa pendidikan memiliki peran strategis sebagai instrumen utama dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat sekaligus memperkuat demokrasi. Pendidikan dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.

Presiden menyampaikan bahwa bangsa yang kuat adalah bangsa yang mampu memberikan akses pendidikan yang merata dan berkualitas bagi seluruh rakyatnya. Melalui pendidikan, masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga kesadaran kritis yang dibutuhkan dalam kehidupan berdemokrasi.

Menurut Presiden, pendidikan berkontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Dengan pendidikan yang baik, warga negara memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi, keluar dari kemiskinan, serta berpartisipasi aktif dalam pembangunan nasional.

Selain itu, Presiden menekankan bahwa pendidikan yang inklusif dan berkeadilan akan memperkuat demokrasi. Masyarakat yang terdidik dinilai lebih mampu memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara, menjaga persatuan, serta menolak praktik-praktik yang merusak nilai demokrasi.

Pemerintah, lanjut Presiden, berkomitmen untuk terus memperkuat sektor pendidikan melalui kebijakan yang berpihak pada peningkatan mutu, pemerataan akses, dan penguatan karakter bangsa. Pendidikan tidak hanya dipandang sebagai sektor pembangunan, tetapi sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan Indonesia.

Presiden Prabowo optimistis bahwa dengan menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama, Indonesia dapat membangun masyarakat yang sejahtera, adil, dan demokratis, sekaligus mampu bersaing di tingkat global.

Sumber : (setkab.go.id).

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Terima Investor Dubai dan Tiongkok, Bahas Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Bangkalan

14 September 2026 - 01:42 WIB

Gubernur Khofifah Paparkan Proyeksi Pendapatan Jatim Rp26,4 Triliun, Dorong Penguatan Fiskal dan Digitalisasi Pajak

13 September 2026 - 10:00 WIB

Tujuh Kali Misi Dagang Sepanjang 2026, Gubernur Khofifah Kembali Catat Transaksi Fantastis Rp2,5 Triliun

8 September 2026 - 12:26 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis