Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Sediakan 12 Trip Mudik Gratis Kapal Laut Jangkar–Raas dan Jangkar–Sapudi Gubernur Khofifah Sebarkan Mushaf Madinah Hadiah Raja Salman, Perkuat Nilai Spiritual Ramadan di Jatim Tanamkan Kepedulian Sosial, SMP Islam Al Madinah Jombang Bagikan Ratusan Pakaian, Sayur, dan Takjil kepada Warga Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Gresik, Bahan Pokok Dijual Lebih Murah dari Harga Pasar Gubernur Khofifah Koordinasi Pemulangan Mahasiswa Jatim dari Iran ke Malang dan Jember Kemenpora Gandeng Kemendikdasmen Majukan Talenta Olahraga Nasional

Ekonomi & Bisnis

Rupiah Mendekati Rp17.000, LPS Nilai Pelemahan Sementara

badge-check


Rupiah Mendekati Rp17.000, LPS Nilai Pelemahan Sementara Perbesar

Jakarta — Nilai tukar rupiah sempat mengalami tekanan dan bergerak mendekati level Rp17.000 per dolar Amerika Serikat. Namun, otoritas moneter menilai pelemahan tersebut bersifat sementara dan optimistis rupiah akan kembali menguat seiring membaiknya sentimen pasar serta kuatnya fundamental ekonomi nasional.

Kepala Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa tekanan terhadap rupiah lebih dipengaruhi faktor eksternal, terutama dinamika ekonomi global dan kebijakan moneter negara maju. Menurutnya, kondisi tersebut tidak mencerminkan pelemahan fundamental ekonomi Indonesia.

“Pelemahan rupiah lebih disebabkan oleh faktor global. Fundamental ekonomi domestik masih cukup kuat dan stabil,” ujar Purbaya.

Ia menegaskan bahwa stabilitas ekonomi Indonesia tetap terjaga, ditopang oleh pertumbuhan ekonomi yang solid, inflasi yang terkendali, serta ketahanan sistem keuangan nasional. Kondisi tersebut menjadi modal penting bagi pemulihan dan penguatan nilai tukar rupiah ke depan.

Purbaya juga menilai langkah-langkah kebijakan yang ditempuh Bank Indonesia bersama pemerintah sudah berada di jalur yang tepat. Koordinasi kebijakan fiskal dan moneter dinilai efektif dalam menjaga stabilitas nilai tukar serta mempertahankan kepercayaan pelaku pasar.

Dengan fundamental ekonomi yang tetap kuat dan respons kebijakan yang terukur, Purbaya optimistis pergerakan rupiah akan kembali stabil dan menguat seiring meredanya tekanan global dan meningkatnya keyakinan investor terhadap prospek perekonomian Indonesia.

Sumber: AntaraNews.com

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Gresik, Bahan Pokok Dijual Lebih Murah dari Harga Pasar

15 March 2026 - 01:28 WIB

Pemerintah Dorong Regulasi Perlindungan Sawah Lebih Ketat

14 March 2026 - 01:48 WIB

Gubernur Khofifah Serahkan Bantuan PKH Plus, Disabilitas, dan Kemiskinan Ekstrem

13 March 2026 - 05:50 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis