Digitalisasi pembelajaran dinilai mampu mendorong pembelajaran sains menjadi lebih visual dan kontekstual. Pemanfaatan teknologi digital dalam proses belajar mengajar memungkinkan materi sains disajikan secara lebih interaktif, sehingga memudahkan peserta didik dalam memahami konsep-konsep yang bersifat abstrak.
Pemerintah menilai bahwa pendekatan pembelajaran berbasis digital dapat membantu siswa mengaitkan materi sains dengan kehidupan sehari-hari. Melalui penggunaan media visual, simulasi, dan konten interaktif, pembelajaran sains menjadi lebih relevan dan menarik bagi peserta didik di berbagai jenjang pendidikan.
Digitalisasi pembelajaran juga membuka peluang bagi guru untuk mengembangkan metode pengajaran yang lebih kreatif dan inovatif. Dengan dukungan platform digital, guru dapat menyajikan materi secara fleksibel, menyesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik.
Selain meningkatkan kualitas pembelajaran, digitalisasi sains diharapkan mampu memperkuat kompetensi berpikir kritis dan pemecahan masalah pada siswa. Pendekatan kontekstual yang didukung teknologi dinilai dapat meningkatkan pemahaman konsep sekaligus minat belajar peserta didik.
Pemerintah berkomitmen untuk terus mendorong pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan sebagai bagian dari transformasi sistem pembelajaran nasional. Melalui digitalisasi pembelajaran, diharapkan kualitas pendidikan sains di Indonesia semakin meningkat dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Sumber: Infopublik.id











