Malang, Petik – Kalangan generasi muda di Kota Malang menyatakan komitmennya untuk turut mengawal pelindungan anak di ruang digital guna mewujudkan ekosistem daring yang aman dan ramah anak. Sikap ini menunjukkan meningkatnya kesadaran anak muda terhadap pentingnya literasi digital serta tanggung jawab bersama dalam menjaga ruang siber.
Peran generasi muda dinilai strategis karena mereka merupakan pengguna aktif teknologi dan media sosial. Dengan pemahaman yang memadai tentang risiko serta tantangan di dunia digital, mereka diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mengedukasi sesama sekaligus mendorong pemanfaatan internet secara sehat dan produktif.
Pelindungan anak di ruang digital tidak cukup hanya mengandalkan regulasi dan pengawasan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, khususnya kaum muda. Kampanye literasi digital, edukasi keamanan siber, serta penguatan etika bermedia menjadi langkah konkret yang dapat dijalankan secara berkelanjutan.
Di samping itu, sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, komunitas, dan penyedia platform digital menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan siber yang aman. Generasi muda Malang diharapkan mampu menjadi pelopor gerakan positif yang memperkuat kesadaran kolektif tentang pentingnya pelindungan anak.
Dengan semangat kolaborasi tersebut, generasi muda Malang optimistis dapat berkontribusi dalam membangun ruang digital yang lebih aman, inklusif, serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.



















